Rabu 16 Oktober 2019, 13:59 WIB

Kampus Harus Jadi Tempat Berperilaku Sehat

Ferdinand | Nusantara
Kampus Harus Jadi Tempat Berperilaku Sehat

MI/Ferdinand
Kemenkes-UNS kerja sama Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Rabu (16/10).

 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) sepakat menyelenggarakan program pencegahan dan pengendalian penyakit di lingkungan perguruan tinggi tersebut. Nota kesepahaman kerja sama ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung sugihantono dan Rektor UNS, Jamal Wiwoho di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (16/10).

Kerja sama tersebut bertujuan untuk membentuk agen perubahan sektor kesehatan di kalangan mahasiswa, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Perguruan tinggi sangat potensial, karena merupakan tempat berkumpulnya generasi muda terdidik," kata Anung.

Menurut Anung, kampus sehat merupakan salah satu terobosan Kemenkes untuk mengoptimalkan pencegahan dan pengandalian penyakit pada usia produktif. Jika di kampus sudah berperilaku sehat, demikian pula di rumah dan komunitasnya.

Anung menjelaskan, setidaknya ada empat pilar untuk mewujudkan kampus sehat. Yaitu, kebijakan yang dibuat kampus, pelayanan yang bersifat komprehensif utamanya dalam hal pencegahan dan pengendalian penyakit, penyiapan sarana dan prasarana perubahan perilaku yang lebih sehat, dan fungsi tri darma perguruan tinggi.

Tujuan akhir yang hendak dicapai ialah menurunkan prevalensi penyakit yang didorong perubahan perilaku, dan mendesain lingkungan kampus agar orang berperilaku sehat.

"Saat ini sudah mulai banyak anak-anak kampus yang menginisiasi perilaku hidup sehat di komunitas," katanya.

baca juga: Gianyar Raih Penghargaan Anugerah Kebudayaan 2019

Anung menambahkan, kerja sama serupa juga dilakukan Kemenkes dengan perguruan tinggi lain. Seperti Universitas Indonesia, Universitas Andalas, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam waktu tidak lama lagi dengan Universitas Airlangga dan Universitas Diponegoro. Jamal Wiwoho berharap, kerja sama itu diharapkan dapat mewujudkan kampus sebagai barometer kesehatan dan perilaku hidup sehat. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More