Rabu 16 Oktober 2019, 11:40 WIB

Menteri dari Profesional Dinilai Lebih Mengabdi ke Jokowi

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Menteri dari Profesional Dinilai Lebih Mengabdi ke Jokowi

ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden RI Joko Widodo.

 

PRESIDEN terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin akan segera dilantik kembali untuk periode kedua pada 20 Oktober mendatang. Seiring dengan itu, mencuat soal nama-nama yang layak masuk dalam Kabinet Jilid II yang sedang disusun.

Jokowi sempat memberi sinyal bahwa porsi untuk menteri dari kalangan profesional adalah 55%, sedangkan kalangan parpol 45%.

Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, bisa saja dalam praktiknya komposisi itu bisa berubah. Salah satu alasannya, karena dinamika politik. Beberapa partai oposisi seperti Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat perlahan sudah merapat.

"Jika pun komposisinya begitu, mungkin profesional banyak yang di-endorse parpol," kata Adi Rabu (16/10).

Meski demikian, Adi masih optimistis bahwa menteri dari kalangan profesional, kinerjanya akan total bekerja untuk Jokowi dan  tak memikirkan kepentingan politik. "Kinerjanya total ke Jokowi. Tidak memikirkan politik," ungkap Adi.

Akademisi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah itu menggarisbawahi, meski dari kalangan profesional ataupun dari parpol, semuanya harus bekerja total untuk Jokowi.

"Yang penting dari parpol atau profesional, total bekerja realisasikan janji politik Jokowi," ujarnya.

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Alvara Reaearch Center, publik ternyata memang lebih puas dengan menteri yang berasal dari kalangan profesional.

Mengacu pada hasil survei tersebut, lima peringkat teratas menteri terbaik selama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berasal dari kalangan profesional.

"Ini artinya, publik mengakui kinerja dari menteri dengan latar belakang profesional," kata CEO Alvara Reaearch Center Hasanuddin Ali dalam keterangan resmi di Jakarta.

Salah satu nama dari kalangan profesional yang dinilai layak masuk dalam jajaran Kabinet Kerja II adalah Djoko Siswanto, Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN). Ia juga pernah menjabat Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Analis politik yang juga Direktur Indostrategi Arif Nurul Iman menyebut, ada sejumlah kementerian pada Kabinet Jokowi Jilid II yang harus dikomandani menteri dari kalangan profesional.

Arif menyebut, Menteri ESDM, Menteri keuangan, Menteri Hukum dan HAM, Mendikbud, Menteri Kesehatan, serta menteri BUMN harus dipilih dari kalangan profesional. "Menteri-menteri tersebut lebih baik dari kalangan profesional karena jauh dari kepentingan politik," ucapnya. (Antara/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More