Rabu 16 Oktober 2019, 09:45 WIB

Marquez Bertekad Kawinkan Tiga Gelar untuk Honda

Antara | Olahraga
Marquez Bertekad Kawinkan Tiga Gelar untuk Honda

AFP/Lillian SUWANRUMPHA
Marc Marquez

PEMBALAP tim Repsol Honda Marc Marquez masih memiliki ambisi musim ini setelah mengunci gelar juara dunia kedelapannya di Thailand, awal Oktober.    

Pembalap Spanyol itu kini ingin mengawinkan tiga gelar, yaitu juara dunia pembalap, juara konstruktor, dan juara tim untuk Honda.    

Di klasemen konstruktor, Honda memuncaki klasemen dengan 331 poin, unggul 77 poin dari rival terdekatnya, Ducati.        

Sementara untuk perebutan gelar tim, Repsol Honda saat ini berada di peringkat dua, terpaut 19 poin dari Ducati Team yang diperkuat Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.    

Titel untuk tim dan konstruktor berbeda di MotoGP.    

Baca juga: Pemprov DKI Usulkan Rp300 Miliar untuk Siapkan Sirkuit Formula E

Setiap tim MotoGP terdiri dari dua pembalap. Semua poin yang didapat kedua pembalap dikumpulkan di klasemen tim, termasuk dari pembalap pengganti namun bukan dari pembalap wildcard.    

Sementara di persaingan konstruktor, terdapat beberapa tim yang memakai mesin dari pabrikan yang sama. Oleh karena itu, poin di klasemen konstruktor didapat dari hanya satu motor dari konstruktor yang bersangkutan yang finis paling baik di balapan.       

"Targetnya sekarang adalah memenangi Triple Crown (tiga gelar). Kejuaraan konstruktor sudah terlihat namun kejuaraan tim akan sulit. Tapi, kami tidak akan menyerah," kata Marquez seperti dikutip laman resmi MotoGP.    

"Sekarang saatnya berjuang untuk gelar-gelar lainnya, masih ada titel konstruktor dan tim untuk membantu Honda juara. Aku menantikan balapan di Motegi, karena itu adalah balapan kandangnya Honda dan para fan Jepang sangat spesial," kata Marquez.    

Pembalap bernomor 93 itu pun akan menggunakan balapan GP Jepang, akhir pekan nanti, sebagai salah satu persiapan mengincar gelar juara dunia lima kali beruntun di musim 2020.

Marquez sadar jika upayanya tidak akan mudah setelah kini memiliki ancaman baru dari pembalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT).    

Pembalap asal Prancis itu mampu memaksa Marquez untuk berduel dua kali di lap terakhir musim ini hingga sang juara dunia itu menyebut pembalap berusia 20 tahun itu sebagai salah satu penantang utama untuk gelar 2020. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More