Rabu 16 Oktober 2019, 06:07 WIB

Jadi Juara. Tim Bulu Tangkis Junior Disambut Meriah

Despian Nurhidayat | Olahraga
Jadi Juara. Tim Bulu Tangkis Junior Disambut Meriah

ANTARA/Humas PP PBSI/Widya Amelia
Tim bulu tangkis junior Indonesia saat penyerahan medali juara beregu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior.

SEPULANG dari Kejuaraan Dunia Junior 2019 yang dihelat di Kazan, Rusia, tim bulu tangkis junior Indonesia mendapatkan sambutan hangat dari seluruh jajaran pemangku olahraga. Pasalnya, mereka berhasil merebut Piala Suhandinata untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Selain itu, tim berjuluk Garuda Muda tersebut juga menghasilkan performa gemilang di nomor perorangan dengan meraih medali emas di sektor ganda putra oleh Leo Rolly Carnando/Daniel Martin.

Tidak lupa dua medali perak juga berhasil disumbangkan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dan ganda campuran Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari. Terakhir Indonesia berhasil meraih medai perunggu dari sektor tunggal putra Yonathan Ramlie.

Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Harian Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Alex Tirta mengaku sangat bangga dengan pencapaian itu. Dia juga menambahkan Piala Suhandinata sudah menjadi kerinduan tersendiri bagi Indonesia.

Baca juga: Ujian Berat di Hari Pertama

"Selamat datang pahlawan muda indonesia yang berhasil meraih Piala Suhandinata. Kita semua tahu piala ini simbol dari kejuaraan dunia junior dan mungkin yang tertinggi yang sejak 2002 hingga 2009 diganti nama jadi Suhandinata. Indonesia selama 17 tahun menunggu piala ini dan saat ini mereka bisa meraihnya. Ini suatu pencapaian yang luar biasa," ungkapnya saat menyambut para atlet di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Selasa (15/10) malam WIB.

Alex menambahkan, selain juara beregu, dia juga bangga atas pencapaian tim junior di nomor perorangan.

Dia pun berjanji prestasi itu bukan hanya menjadi kepuasan dan PBSI akan selalu meningkatkan prestasi para junior ke depannya dan mempertahankan gelar juara tersebut.

Sementara itu, manajer tim junior Susy Susanti menambahkan prestasi ini akan menjadi modal awal bagi para junior yang akan beralih ke tim senior.

Selain itu, Susy juga berharap meski beralih ke senior mereka mampu untu terus mempertahankan tradisi juara.

"Mungkin prestasi ini menjadi salah satu harapan buat mereka setelah beralih ke senior. Pastinya nggak mudah tapi prestasi ini akan membuat mereka menjadi lebih percaya diri. Kita ingin mereka seperti kakak-kakak mereka seperti Minions dan masih banyak lagi yang lahir dari junior. Mereka pasti bisa terus berlatih dan menjadi atlet yang luar biasa di senior," tambahnya.

Sementara itu, di nomor perorangan untuk medali emas yang berhasil disabet Leo/Daniel merupakan pertama kalinya sejak terakhir kali Indonesia menjadi juara pada 1992. Saat itu, pasangan Amon Santoso/Kusno berhasil meraih medali emas di kejuaraan ini. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More