Selasa 15 Oktober 2019, 20:24 WIB

Menag Sebut Moderasi Beragama Masuk RPJMN

Antara | Humaniora
Menag Sebut Moderasi Beragama Masuk RPJMN

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

 

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan moderasi beragama yang juga mengembangkan kebhinekaan di Indonesia masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Lukman di Jakarta, hari ini, mengatakan pemerintah memprogramkan pelembagaan moderasi beragama ke dalam program dan kebijakan yang mengikat serta disematkan dalam RPJMN.

Dia mengatakan pemerintah membuat sejumlah progam agar moderasi beragama terus tumbuh di tengah masyarakat Indonesia yang beragam. Di antaranya dengan pendekatan sosialisasi gagasan, pengetahuan dan pemahaman tentang moderasi beragama kepada seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Yudi Latief : Musuh Kita Bukan Lagi dari Luar

Lukman mengatakan terdapat tiga hal sebagai tolok ukur moderasi beragama yang bisa menekan pertumbuhan ideologi ekstrem.  Tolok ukur moderasi beragama pertama, kata dia, seberapa kuat kembalinya penganut agama kembali pada inti pokok ajaran, yaitu nilai kemanusiaan. Melalui kemanusiaan maka perbedaan agama di tengah masyarakat bukan menjadi persoalan mengganggu keharmonisan.

Kemudian, lanjut dia, tolok ukur kesepakatan bersama. Melalui kesepakatan bersama menunjukkan kerja sama di antara sesama manusia yang beragam. Karena bagaimanapun manusia memiliki keterbatasan sehingga keragaman itu akan saling menutupi kekurangan.

Keragaman, kata Lukman, diciptakan Tuhan Yang Maha Esa untuk membuat sesama manusia saling menyempurnakan. Keragaman itu adalah kehendak Tuhan karena manusia yang beragam membutuhkan kesepakatan. "Inti pokok ajaran agama bagaimana setiap kita tunduk dan taat terhadap kesepakatan bersama," kata Lukman.

Ukuran moderasi beragama ketiga, kata Lukman, adalah ketertiban
umum. Manusia yang beragam latar belakang agar bisa tertib yang bisa memicu suasana beragama yang moderat. "Tujuan agama dihadirkan agar tercipta ketertiban umum di tengah kehidupan bersama yang beragam," kata Menag. (OL-4)

Baca Juga

Ilustrasi

Waspada, Orang Positif Covid-19 Berisiko Terinfeksi DBD

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 03 Juli 2020, 18:01 WIB
Tingginya kasus demam berdarah dengue (DBD) dan covid-19 merupakan fenomena baru yang memungkinkan seseorang yang terinfeksi covid-19 juga...
DOK; Sinar Mas Land

Sinar Mas Land Gelar Festival Hijau BSD City

👤RO 🕔Jumat 03 Juli 2020, 17:40 WIB
Festival Hijau BSD City pada tahun ini mengangkat tema 'Memberdayakan masyarakat dalam membangun ketahanan...
MI/Mohamad Irfan

RUU Masyarakat Adat Harus Lindungi Perempuan dari Kapitalisasi

👤Indrastuti 🕔Jumat 03 Juli 2020, 17:10 WIB
Kapitalisasi pembangunan mengikis peran perempuan adat dalam pengelolaan sumber daya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya