Selasa 15 Oktober 2019, 22:00 WIB

Ukraina bukan lagi Tim Kelas Dua

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola
Ukraina bukan lagi Tim Kelas Dua

AFP
Ukraina vs Portugal

 

PREDIKAT sebagai tim kelas dua di Benua Biru sepertinya tidak bisa lagi disematkan kepada Ukraina. Negara pecahan Uni Soviet itu membuktikan diri tidak bisa lagi dipandang sebelah mata setelah memastikan lolos ke putaran final Euro 2020 menyusul Belgia, Polandia, Italia, serta Rusia.

Hebatnya, kepastian tersebut didapat tim besutan Andriy Shevchenko itu setelah menggasak juara bertahan Portugal 2-1 dalam lanjutan penyisihan Grup B di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kyiv, dini hari kemarin. Tambahan tiga poin memastikan Ukraina menjadi juara Grup B.

Dari tujuh laga, Ukraina telah mendulang 19 poin. Walau kalah di laga terakhir melawan Serbia, poin Ukraina tidak akan mampu lagi dikejar Portugal yang kini berada di peringkat dua dengan 11 poin, ataupun Serbia di posisi tiga dengan 10 poin.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim. Hari ini, saya melihat 11 singa bertarung hingga akhir. Kami datang tiga tahun lalu dan kini semuanya telah berubah. Kami akan terus melakukan apa yang kami bisa," ungkap Shevchenko seusai laga.

Menghadapi Portugal, Ukraina memang tidak diunggulkan. Namun, bermain di kandang, pemain Portugal tampil luar biasa sejak menit awal.

Bahkan, Ukraina mampu unggul dua gol lebih dulu melalui Roman Yaremchuk di menit keenam dan Andriy Yarmolenko (27'). Portugal sendiri hanya mampu membalas satu gol melalui penalti Cristiano Ronaldo (72').

Bagi Portugal, kekalahan dari Ukraina membuat Portugal harus menyapu bersih dua laga sisa untuk memastikan lolos ke putaran final. Poin maksimal saat melawan Lithuania (15/11) dan Luksemburg (17/11), diperlukan Portugal untuk memastikan tidak akan mampu dikejar Serbia yang juga masih berpeluang lolos.

"Saat ini, kami tidak butuh hitung-hitungan lagi untuk lolos. Kami harus menang di dua laga tersisa untuk bisa ke putaran final," tegas pemain tengah Portugal Danilo.

Di Grup A, Inggris yang laga terakhir kalah 1-2 dari Republik Ceko, mengamuk di Stadion Vasi Levski, Sofia. Menghadapi tuan rumah Bulgaria, tim Tiga Singa berpesta gol dengan meraih kemenangan 6-0 melalui Marcus Rashford (7'), Ross Barkley (20', 32'), Raheem Sterling (45' 69'), dan Harry Kane (85').

Tiga poin dari Sofia membuat Inggris kini memimpin klasemen Grup A dengan 15 poin unggul tiga poin atas Republik Ceko yang turun ke posisi dua. Untuk lolos, Inggris hanya perlu meraih satu kemenangan di dua laga tersisa.

Sementara itu, nasib kurang beruntung harus diterima Prancis. Menjamu Turki dalam laga Grup H di Stade de France, Les Bleus--julukan timnas Prancis--hanya bermain 1-1.

Unggul lebih dulu melalui Olivier Giroud di menit ke-76, Prancis harus puas dengan raihan satu poin setelah Turki mampu menyamakan kedudukan melalui gol Kaan Ayhan delapan menit jelang laga usai. Hasil imbang membuat Prancis masih tertahan di posisi dua dengan poin 19, kalah head to head dari Turki yang berada di posisi pertama. Di pertemuan pertama di kandang Turki, Prancis menyerah 0-2.

"Kami melakukan apa yang harus kami lakukan untuk memenangkan pertandingan, tapi gagal mendapatkannya. Kami harus lebih bermain taktis. Kami masih di jalur yang benar dan harus menuntaskan pekerjaan pada November mendatang," jelas pelatih Prancis Didier Deschamps. (AFP/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More