Selasa 15 Oktober 2019, 17:37 WIB

MUI Akan Cek Kebenaran Fenomena Komunitas Crosshijaber

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
MUI Akan Cek Kebenaran Fenomena Komunitas Crosshijaber

Dok.Ant
Kolase foto para crosshijaber

 

JAGAT media sosial kembali dihebohkan dengan munculnya, akun facebook dan instagram sebuah komunitas yang menamakan dirinya Crosshijaber. Crosshijaber merupakan pria yang kerapkali berpakaian syar'i seperti wanita.

Menanggapi hal tersebut Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (Infokom MUI) Masduki Baidlowi, mengatakan kejadian yang beredar di sosial media harus dibenarkan terlebih dahulu.

"Kalau berdasarkan media sosial itu bisa-bisa ga failed bisa bohong itu, kita jangan berdasarkan di media sosial di jaman post-truth sekarang itu banyak bohongnya daripada tidaknya," kata Masduki dalam sambungan telepon, Jakarta, Selasa, (15/10).

"Jadi misalnya sengaja dikampanyekan oleh pihak-pihak tertentu, siapalah punya motif tertentu itu. Lalu viral ramai, seakan-akan itu benar lalu menjadi opini yang kuat seolah-olah itu benar padahal ga ada faktanya kan," imbuhnya.

Dapat diketahui, di dalam akun sosial media Komunitas crosshijaber mereka memposting wajah pria yang mengenakan pakaian gamis, hijab panjang sampai dengan pria bercadar. Tidak hanya itu, mereka juga menunjukkan keberaniannya memasuki area yang harusnya hanya dimasuki wanita, mulai dari toilet hingga mushala bagian perempuan. (OL-4)

Baca Juga

MI/Indrastuti

Ini Kata Pakar Tentang Impostor Syndrome

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:25 WIB
Impostor syndrome merupakan kondisi di mana seseorang tidak mampu menerima dan menginternalisasi keberhasilan yang...
ANTARA/NOVA WAHYUDI

Sehatkan BPJS Kesehatan dengan Farmakoekonomi

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:10 WIB
Dalam farmakoekonomi, evaluasi ekonomi diterapkan untuk memberikan pelayanan maksimal namun dengan pengeluaran...
MI/Francisco Carolio Hutama

Mentan Pastikan Distribusi Pupuk Hingga Tingkat Petani

👤Lina Herlina 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 17:45 WIB
Syahrul juga menegaskan, jika kebutuhan pupuk 3 bulan terakhir selama 2020 ini harus semua...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya