Selasa 15 Oktober 2019, 16:41 WIB

Kemenlu Buka Bisnis Forum Negara Amerika Latin dan Karibia

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Kemenlu Buka Bisnis Forum Negara Amerika Latin dan Karibia

ANTARA/SIGID KURNIAWAN
Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir

 

WAKIL Menteri Luar Negeri RI, Abdurrachman M Fachir, membuka Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (Indonesia-Latin American and the Caribbean/INA-LAC) 2019 di Hotel JHL Solitaire, Tangerang, Banten, Selasa (15/10).

“Indonesia siap meningkatkan hubungan ekonomi dengan Kawasan Amerika Latin dan Karibia," ujar Fachir.

“Inisiatif mengadakan forum INA-LAC adalah untuk mencoba memitigasi berbagai tantangan, seperti jarak geografis, konektivitas, serta hambatan tarif dan nontarif, serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Hanya melalui upaya bersama kita dapat menciptakan hubungan ekonomi yang kuat,” tambahnya.

Kementerian Luar Negeri untuk pertama kalinya menyelenggarakan Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia pada 14-15 Oktober 2019 di Tangerang, Banten. Tujuannya untuk mendorong peningkatan nilai perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar).

Lebih dari 200 peserta dari kalangan bisnis Indonesia dan Amlatkar serta sejumlah pengambil keputusan dari negara-negara di kawasan menghadiri Forum Bisnis INA-LAC 2019 yang terdiri atas diskusi panel, business matching, dan kunjungan lapangan ke PT Indah Kiat Pulp and Paper di Tangerang.

Baca juga: AS Kutuk Eksekusi oleh Milisi Pendukung Turki

Kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi ekonomi yang besar dengan populasi sekitar 630 juta jiwa dan produk domestik bruto (PDB)  total sebesar US$5,78 triliun pada 2018.

Sekalipun terdapat berbagai potensi, total perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut baru mencapai US$7,59 miliar, atau 0,35% dari total perdagangan kawasan Amerika Latin dan Karibia dengan dunia.

Fachir mencatat peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan negara Amlatkar sangat penting untuk terus diupayakan di tengah-tengah situasi ekonomi global yang sangat dinamis.

“Dengan demikian, kegiatan INA-LAC diharapkan dapat memberikan kesempatan emas bagi para peserta untuk membangun kerja sama ekonomi yang konkret dan memperluas jejaring bisnis melalui kegiatan business matching,” tandasnya.

Forum bisnis ini diharapkan akan menghasilkan kesepakatan dagang senilai lebih dari US$20 juta serta rencana investasi perusahaan Amlatkar di sektor pertambangan.

Di samping itu, kegiatan forum bisnis juga akan menghasilkan beberapa kesepakatan kerja sama yang mendukung pengembangan infrastruktur perdagangan kedua wilayah. (A-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More