Selasa 15 Oktober 2019, 14:48 WIB

Inilah Tujuh Penerima Al-Qur'an Award

Siswantini Suryandari | Humaniora
Inilah Tujuh Penerima Al-Qur

Istimewa
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama penerima Al Qur'an Award, Senin (15/10)

 

LAJNAH Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kemenag menganugerahkan Al-Qur’an Award kepada tokoh dan lembaga yang dinilai berjasa dalam mengabdi dan mengembangkan Mushaf Al-Qur’an. Sehingga menambah nilai kebermanfaatan bagi umat Islam. Mereka yang dipilih untuk menerima penghargaan ini adalah pihak-pihak yang selama ini turut serta membantu LPMQ menjalankan tugas dan fungsinya dalam upaya menjaga, mengembangkan dan membantu masyarakat dalam pemahaman dan aktualisasi kitab suci Al-Qur’an.

"Al-Qur’an Award adalah wujud apresiasi kita kepada semua pihak yang telah berjasa mengembangkan dan mengabdi kepada Al-Qur’an,” tutur Kepala LPMQ, Muchlis M Hanafi, dalam rangkaian acara peluncuran  produk hasil kajian LPMQ, di Bayt Al-Qur’an, TMII, Jakarta, Senin (14/10).

Ada empat produk hasil kajian LPMQ tahun 2019 yang dirilis oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Keempat produk itu adalah terjemahan Al-Qur'an edisi penyempurnaan, Mushaf Al-Qur'an standar Indonesia Rasm Usmani (MSI), jabatan fungsional pentashih mushaf Al-Qur'an dan pangkalan data Mushaf Al-Qur'an Nusantara.

Khusus untuk Al-Qur’an Award kali pertama ini, diserahkan oleh Kepala LPMQ Muchlis M Hanafi kepada individu dan lembaga usai rilis empat produk hasil kajian LPMQ.

Tujuh penerima penghargaan adalah Tim Pengkajian dan Penyempurnaan Terjemahan Al-Qur’an Kemenag. Tim ini berjumlah 14 orang, terdiri dari 10 pakar dalam bidang ulum Al-Qur’an, Tafsir, Bahasa Arab, Peneliti Terjemahan Al-Qur’an dalam berbagai Bahasa dan 4 orang pakar Bahasa Indonesia.

Kemudian, Badan Pengembagan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lembaga negara ini terlibat secara aktif mendampingi tim pengkajian dan penyempurnaan terjemahan Al-Qur’an Kemenag dengan mengirimkan 4 orang pakar Bahasa Indonesia.

Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ). Lembaga pengkajian Al-Qur’an yang didirikan oleh Prof. Dr. Quraish Sihab, MA ini menjadi inisiator penulisan kembali master Mushaf Standar Indonesia (MSI) juga mendapatkan Al-Qur'an Award.

Isep Misbah, adalah kaligrafer yang ditunjuk sebagai penulis tunggal master Mushaf Standar Indonesia (MSI) terbaru. Isep menulis MSI 30 juz selama 4,5 tahun. Ia juga diganjar Al Qur'an Award.

Kemudian Mohammad Taufiq, adalah pengembang aplikasi Qur’an In Word. Aplikasi ini banyak digunakan oleh para mahasiswa muslim dan kalangan akademisi untuk mengutip Al-Qur’an dan terjemahannya secara mudah. Serta  Muhammad Zamroni Ahbab, pegawai LPMQ di bidang pentashihan sekaligus anggota tim IT telah berhasil mengembangkan font Al-Qur'an dari tulis tangan menjadi font arab sesuai standard unicode yang dilengkapi dengan tanda baca sesuai dengan Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia. Keduanya juga mendapatkan award.

Dan terakhir adalah Erwin Dian Rosyidi, adalah seorang kolektor sekaligus pelestari manuskrip-manuskrip kuno Indonesia, khususnya manuskrip Al-Qur’an. Manuskrip adalah naskah tulisan tangan yang usianya lebih dari 50 tahun.

Muchlis M Hanafi menegaskan, di masa mendatang Al-Qur’an Award ini akan terus dikembangkan sebagai upaya khidmatul-Qur’an. Terutama dalam mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada individu atau Lembaga yang secara langsung telah berdedikasi dalam pegembangan Mushaf Al-Qur’an dan aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an di seluruh Indonesia.

baca juga: Pakar Sebut Pelaku Crossdressing Punya Banyak Motif

"Penghargaan ini juga akan kita berikan kepada para pemimpin daerah atau Lembaga yang telah menginisasi dan mendukung pengembangan Mushaf Al-Qur’an di daerahnya masing-masing. Dengan harapan akan menjadi pendorong dan tauladan daerah lain dalam khidmatul Qur’an ini," pungkasnya. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More