Selasa 15 Oktober 2019, 13:25 WIB

Gawai Jadi Ancaman Penurunan Penglihatan Anak-Anak

Eriez M Rizal | Nusantara
Gawai Jadi Ancaman Penurunan Penglihatan Anak-Anak

Antara
Anak-anak terancam mengalami penurunan penglihatan karena berjam-jam mengawasi gawai atau komputer.

 

WAKIL Guubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama pada anak-anak di usia belajar. Menurut Uu, teknologi modern seperti komputer dan gawai  dapat menjadi ancaman bagi penglihatan anak-anak bila tidak diawasi. Untuk itu, ia mengimbau para orang tua agar berperan aktif menjaga kesehatan mata anak.

Hal itu disampaikan Uu saat menghadiri puncak peringatan Hari Penglihatan Sedunia Nasional Tahun 2019 Vision First dengan tema Mata Sehat, SDM Unggul' di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (15/10).

"Dengan adanya teknologi seperti televisi, handphone, dan lainnya termasuk komputer, layar-layar seperti itu menurut info kesehatan yang kami terima kalau terlalu diforsir akan merusak, terutama kepada anak-anak," ujar Uu, Selasa (15/10).

Peran aktif orang tua pun dilakukan dengan membatasi penggunaan gawai pada anak. Jika diperlukan, lanjut Uu, orangtua harus berani mengambil langkah tegas demi kebaikan anak-anaknya.

"Saya titip kepada seluruh orang tua, harus mampu menjaga kesehatan mata anak. Jangan biarkan anak terpapar sinar layar gadget terlalu lama. Kalau bisa dalam waktu sehari 30 menit lah, ambil saja, simpan di lemari, kunci," imbau Uu.

Pada puncak peringatan Hari Penglihatan Sedunia Nasional Tahun 2019, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyerahkan bantuan berupa 500 kacamata gratis untuk anak-anak sekolah yang hadir di acara tersebut.

baca juga: Satu Lagi Terduga Teroris Ditangkap di Cirebon

"Kami menerima bantuan untuk masyarakat Jabar, 500 kacamata bagi anak-anak siswa sekolah yang sudah kena. Mungkin dari keturunan atau dari (pengaruh) lingkungan yang tidak bisa menjaga (kesehatan mata)," tutup Uu. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More