Selasa 15 Oktober 2019, 08:45 WIB

KTB Kembali Gelar Training Bersertifikat bagi Para Guru SMK

Nurtjahyadi | Otomotif
KTB Kembali Gelar Training Bersertifikat bagi Para Guru SMK

Dok KTB
Pelatihan otomotif untuk guru-guru SMK yang dilakukan KTB.

DISTRIBUTOR resmi Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC), PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menggelar pelatihan otomotif kepada 28 orang guru dari 14 SMK di Indonesia, 30 September – 11 Oktober 2019.

Kegiatan yang diadakan di Krama Yudha Tiga Berlian Motors Regional Training Center (KRTC) itu dilaksanakan secara bersamaan di KRTC Bandung – Jawa Barat dan KRTC Mojokerto – Jawa Timur.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Fuso Vocational Education Program (FVEP) merupakan upaya mendukung kemajuan SMK secara berkelanjutan, lewat beberapa kegiatan seperti memberikan donasi Mitsubishi Colt Diesel untuk masing-masing sekolah mitra, menyediakan pelatihan otomotif untuk guru dan siswa, kompetisi keahlian otomotif siswa, dan berbagi pengalaman, serta pengetahuan kepada siswa SMK, sebagai bekal persiapan memasuki dunia kerja.

Dalam pelatihan otomotif kali ini, para guru mengikuti Fuso Service Technician Education Program (F-STEP) 1 Plus. Ini adalah training wajib bagi para mekanik Mitsubishi di Indonesia.

Baca juga: Fuso Bersama Kemenhub Sosialisasikan Wacana Zero ODOL

Materi yang diberikan berupa dasar-dasar mesin, chassis, electrical, engine tune up, PDI, free service dan perawatan berkala serta materi tambahan yaitu prinsip dasar Common Rail System.

Selain itu pada pelatihan ini juga diajarkan bagaimana cara membaca dan menggunakan workshop manual, prosedur pembongkaran dan perakitan engine, transmisi, differential, pengukuran engine, K3 & housekeeping, fungsi serta penggunaan equipment dan measurement tools.

Dengan adanya penambahan tiga SMK mitra tahun ini yaitu SMK Ma'arif 1 Kebumen, SMKN 1 Pungging Mojokerto, dan SMKN 2 Pontianak, total jumlah SMK mitra KTB menjadi 14 SMK di Indonesia.

Sebelumnya ada 11 mitra yaitu, SMK Mandiri Medan, SMK PGRI 2 Palembang, SMK Muhammadiyah 2 Metro Lampung, SMKN 1 Jakarta, SMKN 55 Jakarta, SMK Bina Karya Mandiri 2 Bekasi, SMK Assalam Bandung, SMKN 5 Surakarta, , SMKN 1 Singosari, SMK Bakti Bangsa Banjarbaru dan SMK Darussalam Makassar.

"Melalui pelatihan ini, diharapkan keahlian dan keterampilan para guru semakin mumpuni serta sesuai dengan perkembangan industri, sehingga diharapkan para guru dapat membekali siswa/siswi dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih memadai. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan kejuruan," ujar Head of Public Relations & Corporate Social Responsibility Department KTB Dony Hermawan. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More