Selasa 15 Oktober 2019, 05:00 WIB

Momentum Bangkit Timnas Garuda di Bali

Faj/R-2 | Sepak Bola
Momentum Bangkit Timnas Garuda di Bali

ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy (kanan) dan penyerang Indonesia Stefano Lilipaly saat memberikan keterangan di Sanur, Bali, kemarin.

 

LAGA melawan Vietnam dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia petang ini pukul 18.30 WIB menjadi momentum bagi pelatih timnas Indonesia ­Simon McMenemy untuk membuat skuad ‘Garuda’ bangkit dari keterpurukan.

Namun, tugas McMenemy  tidak akan mudah pada laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, lantaran Vietnam datang dengan modal positif, dengan catatan belum menelan kekalahan dalam dua laga terakhir. Nguyen Quang Hei dan kawan-kawan menahan imbang Thailand dan menang melawan Malaysia.

Apalagi di lima pertemuan ­terakhir, kedua tim menuai ­masing-masing satu kemenangan, dan tiga laga ­berakhir imbang. Indonesia terakhir menang atas Vietnam pada Piala AFF 2016 dengan ­unggul 2-1.

“Tentu melawan Vietnam tidaklah mudah, tapi besok (hari ini) saya harap adalah titik balik. Saya merasa besok (hari ini) adalah waktunya pembuktian, dan saya pikir para pemain ingin membuktikan bahwa mereka juga berkualitas,” ujarnya, kemarin.

Gelandang timnas Indonesia Stefano Lilipaly mencoba ­melupakan kekalahan beruntun dari Malaysia, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

“Kita memang kalah di tiga pertandingan pertama, tapi mungkin inilah saatnya bangkit untuk memutarbalikkan keadaan, dan berusaha untuk mendapatkan kemenangan pertama,” ujar Lilipaly.

Di bagian lain, pengamat sepak bola Supriyono mengatakan McMenemy harus mampu meramu skema serangan balik jitu. “Kalau bertahan, ya jangan dipikirkan defend saja. Harus disiapkan skema counter attacks-nya. Ketika lawan UEA mampu bertahan dengan baik, tapi ketika merebut bola, tidak ada pemain lain yang membuka ruang untuk melancarkan serangan balik. Jadinya kemarin itu taktiknya nanggung,” kata Supriyono ketika dihubungi Media Indonesia, kemarin.

Sementara itu, anggota Exco PSSI Yunus Nusi mendesak Simon McMenemy untuk mundur jika kalah dari Vietnam. Semestinya McMenemy sudah mundur setelah tiga kali kalah.

“Bila nanti dengan Vietnam kalah, saya yakin Simon pasti mundur karena dia profesional dan tahu diri,” ungkap Yunus kepada Media Indonesia, kemarin. (Faj/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More