Senin 14 Oktober 2019, 21:54 WIB

Anthony Ingin Jaga Fokus Jelang Denmark Terbuka 2019

Yakub Prayatama Wijayaatmaja | Olahraga
Anthony Ingin Jaga Fokus Jelang Denmark Terbuka 2019

Dok. PP PBSI
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting

PEBULUTANGKIS tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tengah melakukan persiapan terakhir sebelum bertarung di Denmark Terbuka 2019 yang akan diadakan di Odense Sportspark, 15-20 Oktober.

Pebulutangkis berjuluk The Giant Killer ini terus mempersiapkan dirinya agar bisa menjaga fokusnya di lapangan. Karena jika berbicara fisik, Anthony mengaku tak mungkin bisa ditingkatkan.

Sang pelatih tunggal putra, Hendri Saputra pun memang sudah tak mengkhawatirkan keadaan fisik anak buahnya. Atlet asal Cimahi itu lebih disiapkan lagi untuk menguatkan strategi dan cara main, serta fokus di lapangan.

“Karena kalau mati sendiri kan bagian dari fokus. Jadi jangan sampai buyar, jadi bener2 mulai 0-0 sampai gim ketiga harus dijaga poin demi poin,” tutur Anthony, Senin (14/10) dikutip dari laman PP PBSI.

Meski begitu, persiapan fisik juga tak luput dari perhatian Anthony. Apalagi ia sempat mendapat kendala pada turnamen terakhirnya di Korea Terbuka lalu. Saat itu pebulu tangkis rangking delapan dunia itu kalah di babak dua dari Jan O Jorgensen asal Denmark.

Baca juga : Herry IP Ingin Anak Asuhnya Juara di Denmark Terbuka 2019

“Menurut dokter kemarin karena ada gerakan yang over saja di lapangan. Karena kalau di lapangan kan suka nggak sadar mau ambil bola kemana saja, jadi mungkin suka ada gerakan yang over. Tapi secara keseluruhan semua baik-baik saja,” ujar atlet berusia 22 tahun itu.

Anthony sendiri akan langsung berhadapan dengan pebulu tangkis asal India, Pranooy HS, di babak utama. Keduanya sudah bertemu dua kali dengan satu sama lain saling mengalahkan. Terakhir, Anthony menang di Jepang Terbuka 2018.

“Pemain India bisa dibilang cukup ulet. Meskipun nggak semua tipenya sama, tapi paling menonjol adalah uletnya. Jadi otomatis saya harus lebih siap di lapangan. Karena mereka nggak gampang mati dan nggak gampang juga dimatikan,” ujar Anthony.

Dua tunggal putra terbaik Merah Putih, Anthony dan Jonatan Christie harus terkumpul dalam pool yang sama. Jika keduanya terus melaju, bukan tak mungkin akan saling bertemu di semifinal. Pemain nomor satu dunia, Kento Momota asal Jepang pun berada di pool yang sama.

Melihat kans besar untuk bertemu Momota, Anthony ingin fokus dulu di setiap laga.

“Ya sebenarnya belum pikir sampai ketemu Momota. Setiap laga saya lihat dan fokus babak pertama. Tapi kalau ditanya nanti ketemu Momota, kita sama-sama sudah pelajari. Kita sudah ketemu lebih dari sepuluh kali, sudah hafal bagaimana lawan mereka. Tinggal fokus dan tingkatkan daya juang. Itulah yang harus diperhatikan,” tutur Anthony. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More