Senin 14 Oktober 2019, 21:39 WIB

Herry IP Ingin Anak Asuhnya Juara di Denmark Terbuka 2019

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Herry IP Ingin Anak Asuhnya Juara di Denmark Terbuka 2019

Antara/Wahyu Putro A
Pelatih ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi bersama asistennya Aryono Minarat

PELATIH ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menargetkan anak asuhnya untuk juara di Denmark Terbuka 2019.

Herry ingin tahun ini bisa Capaian ini menyamai hasil tahun lalu, di mana Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, sukses menduduki podium juara di Odense.

“Targetnya mempertahankan gelar, karena tahun lalu Kevin/Gideon kan juara. Peluangnya sendiri terbuka dan tetap ada. Nggak mesti Kevin/Gideon, siapa saja bisa, yang penting buat saya dari Indonesia,” kata Herry dikutip dari situs resmi PP PBSI.

Ganda putra sendiri menurunkan empat wakil di Denmark Open 2019. Selain Kevin/Marcus, ganda putra juga mengirim Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Di babak pertama, Marcus/Kevin, akan berhadapan dengan Liao Min Chin/Su Ching Heng (Taiwan). Unggulan satu turnamen ini diperkirakan belum mendapat tantangan besar dari lawan perdananya.

Baca juga : Greysia/Apriani Bertekad Rebut Medali di Denmark Terbuka 2019

Jika lolos, The Minions akan berhadapan antara Takuro Hoki/Yugo Kobayashi asal Jepang atau Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol asal Korea Selatan.

Marcus/Kevin berada di pool yang sama dengan Wahyu/Ade. Rintangan pertama Wahyu/Ade datang dari pasangan Belanda, Jelle Maas/Robin Tabeling. Ini merupakan pertemuan kedua buat mereka. Tahun lalu di Dutch Open, Wahyu/Ade menang dengan skor 21-19, 17-21, 21-11 dari Maas/Tabeling.

Sementara Hendra/Ahsan yang menjadi ungguan dua akan melawan Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia). Head to head keduanya mencatat, Hendra/Ahsan unggul 6-1 dari Goh/Tan. Terakhir pertemuan mereka terjadi di New Zealand Open 2019.

Satu lagi wakil ganda putra, Fajar/Rian akan bertemu lawan berat, He Ji Ting/Tan Qiang asal Tiongkok. Pertandingan ini menjadi peluang buat Fajar/Rian membalas kekalahan mereka sebelumnya di Kejuaraan Dunia Asia 2019. Saat itu Fajar/Rian kalah usai bertanding sengit tiga gim, 23-21, 19-21, 19-21.

“Kondisi mereka semua baik dan siap. Mereka akan menjalani rangkaian pertandingan yang panjang. Setelah Denmark ada Perancis Terbuka dan beberapa turnamen lain. Tinggal diatur saja pola latihannya agar kondisi mereka tetap bagus. Jangan sampai terlalu memberatkan, karena waktu istirahatnya kan tidak banyak,” ujar Herry. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More