Senin 14 Oktober 2019, 21:19 WIB

Greysia/Apriani Bertekad Rebut Medali di Denmark Terbuka 2019

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Greysia/Apriani Bertekad Rebut Medali di Denmark Terbuka 2019

Antara/Puspa Perwitasari
Pasangan Ganda Putri Indonesia Greysia Polii/Apriani Rahayu

PASANGAN ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu, tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tampil di ajang Denmark Terbuka 2019. Selain ingin juara di Odense, Greysia/Apriani mengaku ingin mencari poin agar bisa lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Greysia/Apriani juga menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia di turnamen ini. Keduanya akan menghadapi ujian pertama dari duet Malaysia, Vivian Hoo/Yap Cheng Wen. Laga ini bakal menjadi pertemuan perdana bagi kedua pasangan.

Sektor ganda putri Indonesia sendiri masih belum bisa juara di Denmark sejak terakhir diraih oleh pasangan Verawaty Wiharjo/Imelda Wigoeno, pada 1977.

Saat itu, Indonesia berhasil menghapus dominasi Denmark dengan menjuarai sektor ganda putri dan sektor tunggal putra oleh Liem Swie King.

Baca juga : Susy Susanti: Leo/Daniel Pantas Juara

Setelah itu, prestasi ganda putri Indonesia saat bermain di Denmark seakan memudar. Maka, Greysia mengaku ingin memanfaatkan pengalamannya bertanding di Odense untuk memberikan hasil yang terbaik.

“Di Denmark sebenarnya sama saja. Kami juga sudah menjalani pertandingan beberapa kali di Odense. Jadi, saya tetap bahwa di pertandingan manapun mental harus disiapkan. Selain itu, tujuan kami di sana itu harus jelas mau ngapain,” tutur Greysia.

“Jadi, tentu kita ingin juara di sana dan cari poin untuk lolos ke Olimpiade,” tambahnya.

Greysia pun terus menekankan pada kesiapan mental saat bertanding. Karena jika mental bertanding sudah kalah dari lawan, ia mengaku sulit untuk mengembangkan permainan dan harus terbawa permainan mereka.

“Mental dan fokus adalah kunci. Kami ingin fokus persiapan di luar lapangan, serta saat pertandingan,” tuturnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More