Senin 14 Oktober 2019, 21:03 WIB

Mengasah Kepedulian Sosial Anak Sejak Dini

Thomas harming Suwarta | Humaniora
Mengasah Kepedulian Sosial Anak Sejak Dini

Dok. Lintang Suryaningtyas
Anak-anak O.B.C.T dari Sekolah Cikal, Jakarta saat menggalang Donasi bagi Animal Shelter di Jakarta, Minggu (13/10)

 

ORANGE Bench Club Territory (OBCT), begitu anak-anak SD Sekolah Cikal, Jakarta ini menamakan kelompoknya. Mereka adalah siswa Kelas 6 SD Cikal terdiri dari Btari Padma, Alana, Audrey, Una, Ais, Anya dan Mika yang menggelar aksi sosial penggalangan donasi untuk Tempat Perlindungan Hewan, di Jakarta, Minggu (13/10) kemarin.

Btari dan kawan-kawan mengumpulkan sumbangan berupa barang dan makanan, yang kemudian dijual kembali untuk mendapatkan donasi yang selanjutnya akan mereka salurkan ke sebuah Animal Shelter di Jakarta Selatan.

Kata mereka, gerakan kecil ini adalah bagian dari kepedulian mereka pada binatang dan lebih dari itu untuk mengajak masyarakat luas agar makin memiliki kepedulian pada binatang yang selama ini masih belum disadari sepenuhnya oleh masyarakat.

Bagi orang tua, ini adalah kegiatan positif yang dirancang oleh anak-anak mereka sendiri sebagai bentuk pendidikan bagi anak-anak agar memiliki kepedulian social.

“Senang banget karena kami memang selain sayang sama binatang juga mengajak masyarakat untuk makin menyayangi binatang dan punya kepedulian,” kata Btari saat ditemui di sela-sela acara penggalangan donasi.

Baca juga : Tidak Ada Makanan, Belasan Rusa Makan Sampah

Ia dan kawan-kawannya mengaku prihatin ketika banyak binatang di masyarakat yang disiksa dan terkesan tidak diperhatikan.

“Kenapa juga kita salurkan ke Animal Shelter karena di sana mereka banyak kebutuhannya. Mereka banyak menampung binatang-binatang yang tadinya liar dan tidak terawat, lalu mereka rawat dan lindungi. Kita ingin menyalurkan donasi ini buat mereka,” lanjut Btari.

Lintang Suryaningtyas, salah satu orang tua siswa yang hadir dan ikut mendukung kegiatan anak-anak ini mengaku antusias karena menjadi kesempatan yang baik bagi anak-anak untuk mempelajari hal positif terkait kepedulian social.

“Kami justru surprise banget bahwa anak-anak ini memiliki rencana ini. Saya tahu bahwa ini ide dari mereka sendiri, kami tinggal support. Tentu saja bangga bahwa di usianya yang masih kecil sudah punya kepedulian sosial seperti ini,” kata Lintang.

Bagi Lintang, pendidikan karakter anak bisa diasah dari kegiatan-kegiatan positif di luar sekolah, salah satunya dengan menggelar aksi sosial seperti yang dilakukan Btari dan kawan-kawannya di OBCT.

“Orang tua tentu saja ingin agar anak-anaknya tumbuh sebagai anak yang bukan saja punya kemampuan intelektual yang baik tetapi juga punya komptensi social yang bisa diasah dari kegiatan-kegiatan social seperti ini. Kalau anak Indonesia sudah terbiasa dari kecil diajarkan untuk punya kepedulian social maka itu sangat membantu perkembangan anak selanjutnya,” kata Lintang yang juga kebetulan memiliki kecintaan pada binatang tersebut. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More