Senin 14 Oktober 2019, 19:30 WIB

Waspada, Batuk Pilek Bisa Jadi Gejala Asma pada Anak

Atalya Puspa | Humaniora
Waspada, Batuk Pilek Bisa Jadi Gejala Asma pada Anak

Ilustrasi
Waspada bila anak mengalami batuk pilek dalam jangka waktu lama.

 

BATUK dan pilek pada anak kerap dianggap sebagai penyakit ringan yang bisa disembuhkam dalam waktu singkat. Tapi, orangtua perlu waspada bila anak mengalami batuk pilek dalam jangka waktu lama. Karena, bisa jadi itu merupakan salah satu gejala awal penyakit asma.

"Asma pada anak sering terlihat melalui batuk pilek yang terus-menerus. Memang ada juga yang langsung secara khusus terlihat ada kucing di dalam dadanya seperti bunyi 'ngik' begitu," kata Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronis dan Gangguan Imunologi Kementerian Kesehatan, dokter Theresia Sandra Dian Ratih, di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta Pusat, Senin (14/10).

Dirinya menyatakan, meskipun gejala asma berbeda-beda, orangtua perlu mengidentifikasi secara cepat gejala asma pada anak.

Apabila anak terjangkit batuk pilek dalam waktu lebih dari satu minggu dan terus berulang, dirinya menyarankan agar orangtua segera memeriksakan anaknya ke dokter.

"Kalau mau tahu lebih lanjut kita harus bawa ke dokter. Kira-kira trigger apa yang membuat anak-anak terserang asma. Bisa dari genetik, atau infeksi flunya sendiri yang menyebabkan anak terserang asma," tuturnya.

Baca juga: Ganti Obat Batuk Sirup dengan Ini

Perempuan yang akrab disapa Sandra itu menjabarkan sejumlah faktor yang menyebabkan anak terjangkit asma. Di antaranya, paparan asap rokok, debu dan faktor genetik.

Untuk itu, apabila ada keluarga yang memiliki riwayat asma, maka tidak disarankan untuk memiliki barang-barang di dalam rumah yang berpotensi menjadi sarang debu, seperti karpet dan gorden.

Dengan peran sigap orangtua dalam mendeteksi gejala asma pada anak, diharapkan penanganannya lebih optimal dan tidak berlanjut hingga anak beranjak dewasa.

"Dari penelitian, banyak anak dengan imun tubuhnya meningkat dewasa, dia kuat dan bisa berhenti tidak ada asma lagi," tuturnya.

Asma merupakan kondisi saat saluran pernapasan meradang, sempit dan membengkak hingga menghasilkan lendir berlebih sehingga menyulitkan bernapas.

Asma bisa saja menyerang anak dengan taraf ringan atau bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam beberapa kasus, kondisi asma dapat mengancam keselamatan jiwa.

Salah satu penanganan pertama pada asma yaitu memberikan anak alat bantu pernapasan nebulizer untuk kembali melancarkan pernapasannya.(OL-5)

Baca Juga

Dok.MI

Penanganan Kanker Paru-Paru saat Pandemi

👤(Ata/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 02:10 WIB
DOKTER Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi dari RSUP Persahabatan Sita Laksmi Andriani mengungkapkan perbedaan signifikan antara...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Diabetesi Wajib Monitor Gula Darah

👤(Ata/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 02:00 WIB
ORANG-ORANG dengan riwayat penyakit kronis (komorbid) memiliki risiko terkena komplikasi serius...
Ilustrasi-Freepik

Gonore Sulit Terdeteksi Berbahaya untuk Ibu Hamil

👤 (Ifa/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 01:55 WIB
PENYAKIT infeksi menular seksual (IMS) Gonore (GO) atau dikenal juga dengan istilah pilek pada alat kelamin, berbahaya jika tidak segera...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya