Senin 14 Oktober 2019, 18:15 WIB

Komik Terakhir Mendiang Hasmi "Bangkitnya Ki Wilawuk" Terbit

Bintang Krisanti | Weekend
 Komik Terakhir Mendiang Hasmi "Bangkitnya Ki Wilawuk" Terbit

Dok. Bumi Langit
Cover komik Ki Wilawuk

KARYA terakhir komikus Hasmi berjudul "Bangkitnya Ki Wilawuk" diperkenalkan dalam ajang tahunan Indonesia Comic Con 2019 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10). Hasmi yang bernama lengkap Harya Suraminata merupakan komikus terkenal Tanah Air yang meninggal di usia 69 tahun pada 2016. Karyanya yang terkenal adalah Gundala Putra Petir.
   
Komikus Fajar Sungging yang juga terlibat dalam komik Ki Wilawuk mengisahkan asal muasal komik tersebut. Bertahun-tahun lalu, Fajar mengusulkan pada mendiang Hasmi untuk menghidupkan lagi karakter Ki Wilawuk, musuh paling mengerikan dan kuat dalam komik Gundala.    

"Dia adalah tokoh dari zaman Mataram. Satu-satunya penjahat yang tidak bisa dikalahkan Gundala. Tapi Gundala cerdas. Dia punya cara sendiri menyelesaikan perkara dengan Ki Wilawuk," ujar Fajar di panggung Indonesia Comic Con 2019.       

Proses pengerjaan komik itu berlangsung ketika Hasmi sedang disibukkan dengan aktivitas di teater. Aktivitas itu mempersulit Hasmiseniman kelahiran Yogyakarta itu untuk merampungkan karakter-karakter yang sedang dikembangkan, termasuk para penjahat.    

Nama Ki Wilawuk diambil dari tokoh pewayangan yang tidak terkenal dan jarang dibicarakan. Namanya menjadi inspirasi karena dianggap unik dan menyeramkan sehingga menjadi nama karakter penjahat dalam komik.    

Komik itu, menurut Fajar, memberikan sentuhan horor di dalam kisah Gundala. Selain bincang-bincang seputar Bumilangit, Indonesia Comic Con 2019 juga diramaikan dengan pameran budaya populer seperti komik, mainan hingga jumpa penggemar bersama cosplayer dan ilustrator.    Pengunjung dapat membeli pernak-pernik berbau Marvel, berburu mainan yang dipamerkan di banyak stan sampai berfoto-foto dengan para cosplayer. (Ant/M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More