Senin 14 Oktober 2019, 16:45 WIB

Bupati Lembata Serahkan Bantuan Pangan Non-Tunai

Alexander P Taum | Nusantara
Bupati Lembata Serahkan Bantuan Pangan Non-Tunai

MI/Alexander P Taum
Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur Serahkan Bantuan Pangan Non Tunai Kepada 13.015 KPM

 

BUPATI Lembata Eliazer Yentji Sunur menyerahkan secara simbolis bantuan pangan nontunai (BPNT) kepada 13.014 KPM dari 17.214 KPM di Kabupaten Lembata. Sedangkan 4.200 KPM belum masuk basic data terpadu.

Penyerahan BPNT tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lembata.

Pada kesempatan itu, Bupati Sunur menyaksikan uji coba pengambilan bantuan menggunakan kartu combo di e-warung yang disediakan. BPNT tersebut berupa beras dan telur ayam langsung diserahkan kepada keluarga penerima manfaat setelah melakukan transaksi di e-warung yang disediakan oleh Bank BRI. Setelah struk penarikan diprint out, KPM lalu menyerahkan bukti struk kepada petugas dan bantuan berupa beras dan telur ayam bisa diterima.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lembata, Aloysius Buto, mengatakan, BPNT dahulunya adalah raskin yang kemudian diubah enjadi rastra atau beras prasejahtera. Di sejumlah daerah, sejak 2016 hingga 2018 sudah bertransformasi menjadi BPNT.

Baca juga: Buwas Diminta Laporkan Temuan Penyelewengan BPNT ke Polisi

Dia menjelaskan peserta BPNT adalah keluarga penerima manfaat (KPM) rastra yang terdaftar pada basis data terpadu. Untuk Kabupaten Lembata, lanjutnya, KPM sebanyak 13.014 KPM dari jumlah KPM 17.214 KPM, sedangkan 4.200 KPM belum masuk basic data terpadu.

"Pada 2018 ada sebanyak 13.015 KPM dengan total beras rastra yang disalurkan adalah 1.561.680 kilogram," kata Buto, Senin (14/10).

Ia menjelaskan, mekanisme penarikan BPNT yakni KPM pemegang kartu combo mendatangi e-warung untuk melakukan transaksi penarikan bantuan beras dan telur yang jika diuangkan senilai Rp210 ribu setiap bulan.

Untuk memudahkan penyaluran bantuan, telah disiapkan sebanyak 53 e-warung. Dinsos PMD menargetkan dengan jumlah 144 desa dan tujuh kelurahan di wilayah Kabupaten Lembata, setidaknya disediakan sekitar 78 titik e-warung.

Hanya saja, karena jaringan internet di Lembata saat ini belum menjangkau seluruh wilayah, BRI baru mampu menyediakan e-warung di 53 titik. Bupati Sunur berharap bantuan itu dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima manfaat.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More