Senin 14 Oktober 2019, 13:35 WIB

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Impor Ikan

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
KPK Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Impor Ikan

Antara
Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa (tengah) berjalan meninggalkan gedung KPK beberapa waktu lalu.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang saksi dari swasta terkait kasus suap kuota impor ikan dengan jenis Frozen Pacific Mackarel atau ikan salem.

"Dua orang tersebut ialah Desmond Previn berasal dari Advisor K-Value Managing Partner Cana Asia Limited dan Richard Alexander Anthony dari swasta," kata Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (14/10).

Kedua orang tersebut diperiksa dengan status saksi untuk tersangka atas nama Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa (MMU).

"Benar, keduanya diperiksa dengan status saksi atas kasus impor ikan 2019 dengan tersangka MMU," ujar Febri.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua tersangka terkait suap impor ikan salem yaitu Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Risyanto Suanda dan Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa.

KPK menganggap Mujib melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Sedangkan, Risyanto disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK turut mengamankan sembilan orang di Jakarta dan Bogor. Mereka adalah Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda, Direktur Keuangan Perum Perikanan Indonesia Arief Goentoro, Direktur Operasional Perum Perikanan Indonesia Farida Mokodompit.

baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Poso, Satu Orang Buron

Selanjutnya yaitu Direktur PT. Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa. Kemudian dari swasta adalah Adhi Susilo, Vice President Sales Perum Perikanan Indonesia Aslam, Mantan Vice President Sales Perum Perikanan Indonesia Wenny, asisten pribadi Risyanto Yuyun, dan sopir Risyanto (tidak disebutkan namanya). (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More