Minggu 13 Oktober 2019, 10:05 WIB

Richeese Perkenalkan Produk Terbaru dengan Olahan Keju Hitam

mediaindonesia.com | Humaniora
Richeese Perkenalkan Produk Terbaru dengan Olahan Keju Hitam

Ist
Fahmi Ristianty, Head Marketing PT Richeese Kuliner Indonesia, saat memperkenalkan produk terbaru.

 

RESTORAN cepat saji Indonesia, Richeese Factory, dengan menu utama ayam goreng renyah yang disajikan bersama saus keju lezat (cheese sauce), resmi memperkenalkan rangkaian menu terbarunya, yakni Richeese Black.

Menu terbaru yang mengusung konsep black ini menghadirkan sensasi rasa olahan keju hitam berkualitas, dan diperkenalkan ke masyarakat melalui acara bertajuk 'Black Lunch', bertempat di Richeese Factory Mampang, Jakarta Selatan.

Fahmi Ristianty, Head Marketing PT Richeese Kuliner Indonesia, mengatakan, pihaknya sengaja mempersembahkan Richeese Black sebagai komitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan dan pengalaman yang memuaskan bagi konsumen Indonesia.

"Richeese Black menu dapat dinikmati di 156 outlet yang tersebar di 40 kota di Indonesia. Kami optimistis Richeese Black dapat menarik antusiasme pelanggan untuk mencoba sensasi rasa yang kami hadirkan di dalamnya," ujar Fahmi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (12/10).


Baca juga: Mendikbud Tutup Pekan Kebudayaan Nasional 2019


Richeese Black hadir dengan serangkaian menu di antaranya Combo Richeese Black (Rice + Chicken + Black Sauce), Richeese Black Friend Fries, Richeese Black Lava, Richeese Black Ice Cream, Cheesy Fish Bites, Richeese Black Sauce, dan dibandrol dengan harga mulai dari Rp10 ribu.
 
"Lebih dari delapan tahun Richeese Factory telah membangkitkan selera makan konsumen berkat inovasi yang kami sesuaikan dengan karakter dan gaya hidup di Indonesia. Secara konsisten, kami akan terus mengembangkan produk dengan cita rasa yang khas guna memenuhi harapan dan kebutuhan konsumen akan kuliner yang lezat dengan harga yang terjangkau, dan setiap menu yang tersaji di Richeese Factory sangat mudah digemari oleh hampir seluruh kalangan," pungkas Fahmi. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More