Senin 14 Oktober 2019, 06:00 WIB

Gli Azzurri kembali Miliki Harga Diri

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Gli Azzurri kembali Miliki Harga Diri

Alberto PIZZOLI / AFP
Para pemain Italia merayakan kesuksesan lolos ke putaran final Euro 2020 setelah menundukkan Norwegia 2-0.

 

KEMENANGAN 2-0 atas Yunani dalam penyisihan Grup J Kualifikasi Euro 2020, kemarin dini hari, memastikan Italia lolos ke putaran final. Gli Azzurri, julukan timnas Italia, menjadi negara kedua setelah Belgia yang memastikan tempat di turnamen sepak bola antarnegara ‘Benua Biru’ tahun depan.

Gol kemenangan Italia dalam laga di Stadion Olimpico, Roma, dicetak Jorginho melalui penalti menit ke-63 dan Federeico Bernardeschi (78’). Tiga poin dari Yunani membuat Italia kukuh di puncak klasemen Grup J dengan poin 21 dari tujuh laga.

Walau kalah di tiga laga sisa, Italia yang kini dibesut Roberto Mancini dipastikan tidak akan keluar dari posisi dua teratas. Finlandia yang berada di posisi dua terpaut 9 poin, sedangkan Armenia di posisi tiga tetinggal 11 poin.

Lolos ke putaran final Euro 2020 kembali mengangkat harga diri Italia setelah tidak lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. Di ­tangan Mancini, Italia kembali mampu menunjukkan diri sebagai salah satu kekuatan sepak bola Eropa.

“Saya senang dan bangga bisa membantu tim keluar dari situasi yang menyulitkan. Tim ini memiliki karakter dan pantang menyerah. Namun, kami sejauh ini bukanlah tim terbaik di Eropa,” ungkap Mancini.

Kemenangan atas Yunani menjadi kemenangan kedelapan beruntun Mancini bersama Italia. Mancini kini hanya terpaut satu kemenangan untuk menyamai rekor kemenangan beruntun terpanjang Vittorio Pozzo saat menangani Italia pada 1938-1939.

Mancini bisa menyamai rekor itu jika menang atas Liechtenstein  Rabu (16/10). Namun, Mancini enggan jemawa ketika menyamai rekor Pozzo tersebut. “Pozzo ialah legenda karena memenangi dua Piala Dunia, bukan sembilan kemenangan beruntun,” tukasnya.

Rekor Ramos

Di Grup F, Sergio Ramos mencatatkan jumlah penampilan terbanyak bersama timnas Spanyol saat tampil menghadapi Norwegia. Ramos kini mencatatkan 168 laga bersama La Furia Roja dan melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Iker Casillas dengan 167 laga.

Namun, rekor itu tak diwarnai raihan tiga poin Spanyol di Stadion Ullevaal, Oslo. Di laga tersebut Spanyol harus puas dengan hasil 1-1.

Spanyol membuka keunggulan lewat gol Saul Niguez di menit ke-46. Norwegia baru mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Joshua King di masa injury time babak kedua.

Pelatih Spanyol Roberto Moreno mengaku kecewa timnya harus kebobolan di menit akhir dan membuat tiga poin di depan mata menjadi sirna. Namun, suksesor Luis Enrique itu mengatakan ­Norwegia mampu memaksimalkan rasa gugup timnya dan mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.

“Kami tahu Norwegia sangat berbahaya dengan gaya bermain mereka. Di menit-menit akhir, kami sedikit gugup dan mengambil risiko terlalu banyak. Tapi itulah permainan,” kata Moreno.

Hal ini merupakan kali pertama Spanyol gagal meraup poin penuh selama perjalanan kualifikasi Piala Eropa 2020. Spanyol bisa meraih tiket putaran final jika meraih 3 poin saat bertandang ke Swedia pada Rabu (16/10) dini hari. (AFP/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More