Minggu 13 Oktober 2019, 19:55 WIB

Leo/Indah Harus Puas Jadi Runner Up Kejuaraan Dunia Junior 2019

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Leo/Indah Harus Puas Jadi Runner Up Kejuaraan Dunia Junior 2019

Dok. Djarum Foundation
Djarum Foundation memberikan bonus kepada atlet muda Leo Rollycardadio (kanan), Indah Cahya Sari (kiri).

PASANGAN Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil belum berhasil mempertahankan gelar juara di nomor perorangan ganda campuran Kejuaraan Dunia Junior 2019.

Di partai final, keduanya harus bermain di bawah performa terbaik sehingga dikalahkan Feng Yan Zhe/Lin Fang Ling, asal Tiongkok, dengan skor, 17-21, 17-21, di Kazan Gymnastic Center, Kazan, Rusia, Minggu (13/10).

Di gim pertama, sejatinya Leo/Indah mampu mengimbangi permainan cepat yang diperagakan Zhe/Ling meski tertinggal 2-4 sejak awal. Bola menyamping dari Leo tak bisa dihalau oleh Zhe, sehingga kedudukan pun sengit 3-4. Namun, Zhe/Ling terus menjauh hingga 9-6.

Mental baja sempat diperlihatkan asangan Indonesia. Perlahan tapi pasti, mereka mendekati perolehan angka hingga 10-11. Namun, mereka kesulitan mengejar dan tertinggal dari ganda campuran junior andalan Tiongkok itu, 17-20.

Zheng akhirnya mengunci kemenangan dengan pukulan terukur ke arah Leo. Kemenangan gim pertama bagi pasangan Tiongkok.

Alih-alih bangkit, Leo/Indah tampil di bawah performa di gim kedua. Mereka banyak melakukan kesalahan sendiri dan sering tertinggal jauh dalam perolehan angka.

Zhe/Lin sebaliknya, pertahanan mereka begitu rapat dan sulit ditembus Leo/Indah.


Baca juga: Kemenpora Akui Peraturan Menteri Soal Esports belum Rampung


"Saya tampil underperformed, ada rasa tegang. Permainan itu kan nggak ada yang tahu, kadang enak kadang enggak. Di hari ini kami tidak pada peak permainan kami. Lawan di kelas junior itu-itu saja, jadi lawan sudah tahu sekali permainan kami," kata Leo soal pertandingan.

Indah pun mengaku kurang siap bertanding pada hari ini. Ia merasa langsung tertekan di awal pertandingan dan sulit mengatasi keadaan.

Menurut pelatih ganda campuran junior, Vita Marissa, kedua pemainnya itu memang sejak awal tak bisa keluar dari tekanan pada gim pertama dikarenakan keinginan juara yang besar.

"Mereka berusaha tapi mereka berdua tak bisa keluar dari keadaan dan ada tegangnya juga," ujar Vita kepada Media Indonesia, Minggu (13/10).

"Ya, ini pembelajaran buat mereka nanti di senior, harus bisa menguasai keadaan apa pun kondisinya. Apalagi partai puncak.

Karena mempertahankan gelar itu bebannya lebih," tambahnya.

Dengan kekalahan ini, Leo/Indah gagal mempertahankan gelar yang mereka raih di Kejuaraan Dunia Junior 2018. Saat itu, mereka mengalahkan Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More