Minggu 13 Oktober 2019, 10:36 WIB

MRT Jakarta Siapkan Mitigasi dan Penanganan Banjir

Antara | Megapolitan
MRT Jakarta Siapkan Mitigasi dan Penanganan Banjir

MI/Sumaryanto Bronto
Penumpang menaiki Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun Fatmawati, Jakarta, Minggu (4/8)

 

DIREKTUR Utama Mass Rapid Transit (MRT) William Sabandar mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan mitigasi dan penanganan bencana banjir yang bisa berefek pada terganggunya fasilitas yang terletak paling rendah di Sudirman-Thamrin.

Antisipasi banjir pada sistem bawah tanah dengan mengandalkan sistem drainase yang ada di jalur tersebut.

"Kami sudah mulai mengantisipasi kondisi yang mungkin terjadi manakala terjadi banjir di kawasan Sudirman-Thamrin khususnya, kami pastikan sistem drainase jangan ada yang ditutup sepanjang jalur ini karena kalau sistem drainase ditutup maka airnya bisa melintas," kata William di Jakarta, Sabtu (12/10), terkait kesiapan menghadapi musim hujan.

Selain sistem drainase, MRT Jakarta juga tengah menyiapkan instrumen untuk menghadang air hujan agar tidak masuk ke dalam stasiun. William mencontohkan, posisi elevator Stasiun Dukuh Atas dirancang cukup tinggi untuk mengatasi genangan air.

"Namun, jika air tetap naik lagi tidak bisa dibendung, misal banjirnya besar sekali kemudian air masuk ke dalam stasiun, maka mesin generator akan bekerja untuk memompa air keluar," tuturnya.

Baca juga: Perluasan Ganjil-Genap Sebabkan Penumpang MRT Tembus 91 Ribu

Jika aliran air tetap tidak bisa dikendalikan saat masuk wilayah yang paling rawan yakni Stasiun Bundaran Hotel Indonesia dan Dukuh Atas, menurut William, MRT Jakarta bakal memberhentikan sementara perjalanan kereta.

"Kalau situasinya sudah SOS, kami memilih untuk tidak menjalankan kereta dan menutup stasiun sementara. Di kami ada beberapa kondisi darurat, pertama ketika terjadi mati lampu lalu banjir, gempa bumi, kebakaran atau misalnya kereta keluar dari jalur," ungkapnya.

William juga menyatakan pihaknya mempersiapkan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) operasional yang akan selalu siap sedia dalam keadaan darurat sesuai dengan standar yang ada.

"MRT memiliki standar yang kuat untuk mengatur. Begitu kejadian, siapa yang bertugas, siapa yang melakukan usaha-usaha untuk situasi saat itu. Karena kami juga sering latihan dari jam 1 malam sampai jam 4 subuh untuk terus menjaga standar tersebut dengan situasi-situasi yang terus dimodifikasi," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana

Anies Ancam Lakukan 'Rem Darurat' Jika Masyarakat Ogah Disiplin

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 17:45 WIB
Anies mengungkapkan positivity rate Jakarta per hari ni mencapai 10,5%. Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan positivity rate...
MI/RAMDANI

Kasus Korona Terus Melonjak, Positivity Rate Jakarta Lampaui 10%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 17:15 WIB
Anies pun meminta masyarakat disiplin dan tidak menyepelekan covid-19. Masyarakat diminta untuk tetap serius menerapkan protokol kesehatan...
Antara

Relawan Indonesia Bersatu Gelar Test Korona untuk Pasukan Oranye

👤Ant 🕔Minggu 12 Juli 2020, 16:50 WIB
Ribuan paket tes cepat dan swab test Covid-19 disiapkan untuk warga di sekitar Waduk Pluit bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jakarta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya