Minggu 13 Oktober 2019, 07:45 WIB

Penurunan Harga Komoditas akan Pengaruhi PNBP

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Penurunan Harga Komoditas akan Pengaruhi PNBP

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019

 

PERGERAKAN harga komoditas terutama batu bara dan minyak kelapa sawit yang terus menurun menjadi perhatian pemerintah. Penurunan ini memang sangat memengaruhi kinerja perekonomian nasional. Pasalnya, batu bara dan minyak sawit merupakan produk ekspor utama Indonesia, penghasil utama devisa negara.

"Harga batu bara, harga kelapa sawit, itu tentu memengaruhi penerimaan negara bukan pajak (PNBP)," ujar Sri Mulyani di Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/10).

Maka dari itu, sampai akhir tahun, ia akan terus menstimulasi kinerja ekspor dan investasi demi mendorong penerimaan negara dari sisi nonperpajakan.

Tahun ini, Kementerian Keuangan menargetkan PNBP sebesar Rp378,3 triliun. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuh yakni mencapai Rp190,8 t diproyeksikan datang dari PNBP Sumber Daya Alam (SDA).

Lebih rinci, dari total proyeksi PNBP SDA, sebanyak Rp31 triliun diharapkan berasal dari nonmigas yang di dalamnya termasuk batu bara dan minyak sawit.

Baca juga: Keberlanjutan Minyak Kelapa Sawit Dibutuhkan

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengungkapkan Indonesia seharusnya memang tidak terlalu mengandalkan SDA untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Harga komoditas-komoditas SDA itu sangat mudah bergerak mengikuti kondisi prekonomian global. Sekarang kondisi ekonomi Indonesia menjadi fluktuatif karena kita terlalu bergantung pada sumber daya alam. Itu jelas harus diubah," tuturnya.

Ke depan, lanjut Bambang, Indonesia harus bisa bertumpu pada industri jasa dan manufaktur yang memiliki nilai tambah tinggi. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil akan bisa diwujudkan.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More