Sabtu 12 Oktober 2019, 19:40 WIB

Polisi Periksa ASN di Kampar Terkait Komentar Penusukan Wiranto

Polisi Periksa ASN di Kampar Terkait Komentar Penusukan Wiranto

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menko Polhukam Wiranto

 

SATUAN reserse kriminal kepolisian resor Kampar, Provinsi Riau memeriksa seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial MJ terkait komentarnya di media sosial soal insiden penusukan Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

"Dari kemarin kita lakukan pemeriksaan, diambil keterangan. Maksud dan tujuan dia menulis itu apa," kata Kepala Polres Kampar AKBP Asep Dermawan di Pekanbaru, Sabtu.

Ia mengatakan bahwa MJ diperiksa pada Jumat kemarin setelah dia mengomentari salah satu unggahan status Facebook seorang warganet. Dalam unggahannya, warganet itu menuliskan simpatinya atas insiden yang menimpa Wiranto.

"Ada status yang menuliskan Pak Wiranto itu tidak layak ditusuk," ujarnya.

Baca juga: Istri Nyinyiri Wiranto, Personel POM TNI AU Dicopot dari Jabatan

Namun, MJ yang menjabat sebagai salah satu kepala seksi di Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar itu justru mengomentari status tersebut dengan menuliskan kalimat "Ditikam mang Ndak pantas do Dinda, tapi yg cocok di gantung" (ditikam memang tidak pantas, tapi cocoknya digantung).

"Lalu dia (MJ) komen. Intinya cocoknya digantung. Ternyata setelah ditelusuri MJ ini ASN. Makanya kemarin saya langsung perintahkan untuk melakukan penyelidikan terhadap yang bersangkutan," jelasnya.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa Polisi juga akan memintai keterangan ahli dalam penyelidikan perkara tersebut. Keterangan saksi ahli bahasa dan informasi teknologi dibutuhkan untuk mengetahui apakah ada unsur pidana dalam ungkapan MJ.

"Sekarang kami sedang koordinasi dengan ahli. Bantuan keterangan ahli untuk menentukan apakah mengarah ke seseorang atau pencemaran nama baik. Kalau sudah dapat hasilnya kita akan gelar perkara," tuturnya.(OL-4)

Baca Juga

Dok. Metrotv

Tokoh Papua Puji Pemerintah soal Intan Jaya

👤Ant/Medcom.id/P-1 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:59 WIB
Pendekatan pembangunan terhadap manusia itu jauh lebih penting sehingga apa yang dilakukan TGPF adalah bagian dari pintu masuk untuk...
Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez

KPK Tagih Perpres Supervisi Kasus Korupsi

👤Dhk/Ant/P-1 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:54 WIB
Sebelumnya Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan perpres akan mengatur soal tahapan pengambilalihan penanganan kasus korupsi. Ghufron...
Medcom.id

Eks Danjen Kopassus Diperiksa demi Hukum

👤Ant/Medcom.id/P-1 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:49 WIB
Mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko meminta kepastian hukum terkait dengan kasus kepemilikan senjata api ilegal. Soenarko menjadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya