Senin 14 Oktober 2019, 08:30 WIB

Ini Efek Alkohol Pada Wajah

Abdillah M Marzuqi | Weekend
Ini Efek Alkohol Pada Wajah

123rf
Minum alkohol bisa menyebabkan wajah menua lebih cepat.

Alkohol tidak hanya buruk bagi kesehatan, juga untuk penampilan anda. Wajah mereka yang suka minuman beralkohl akan cepat muncul garis halus, bercak kering, dan kusam. Ahli wajah Katie White mengungkapkan beberapa gelas anggur dapat membuat wajah menua.

Alkohol mengakibatkan kulit mengalami dehidrasi, sehingga memengaruhi produksi kolagen. Sedangkan gula dari anggur dapat memengaruhi kadar gula darah dan memicu glikasi.

"Ini sering menjadi penyebab utama kulit tidak terlihat bersinar dan ceria. Ketika kita mengalami dehidrasi, kulit kita kekurangan hidrasi yang dapat menyebabkan kulit kusam, kering, dan kurang kenyal," terang  Katie White sebagaimana dilansir dailymail.co.uk.

Alkohol bersifat diuretik yang memicu produksi dan ekskresi urin. Selain itu, alkohol juga menganggu pola tidur. Padahal tidur bermanfaat untuk memperbaiki kolagen dan kerusakan akibat paparan sinar UV. Tidur juga mengurangi keriput dan bintik-bintik penuaan. Jika pola tidur terganggu, berarti proses rehabilitasi juga terganggu.

"Alkohol mengganggu pola tidur. Ini menekan produksi melatonin tubuh yang sangat penting untuk kualitas tidur yang baik. Penelitian telah menunjukkan dosis sedang alkohol bisa mengurangi produksi melatonin hampir 20%," lanjut Katie.

Bahkan ketika bangun, efek alkohol masih terasa yakni badan terasa lelah dan kantung mata.

Katie menyarankan untuk membatasi konsumsi alkohol, secukupnya saja. Ia juga menyarankan minum segelas air putih usai minum alkohol. Air putih berguna membantu tubuh dan kulit melawan efek alkohol, sekaligus menghindarkan sakit kepala pada hari berikutnya.

Efek alkohol pada kulit juga bisa dilawan dengan makanan pahit seperti sawi putih, selada air, dan jelatang. (M-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More