Sabtu 12 Oktober 2019, 13:45 WIB

Hamil di Atas 40 Tahun, Anak Rentan Penyakit Jantung Bawaan

Antara | Humaniora
Hamil di Atas 40 Tahun, Anak Rentan Penyakit Jantung Bawaan

Thinkstock
Ilustrasi Ibu Hamil.

 

AHLI penyakit jantung Prof Ganesja M Harimurti mengatakan ibu yang hamil di usia di atas 40 tahun rentan melahirkan anak dengan penyakit jantung bawaan.    

"Faktor risiko yang menyebabkan anak dengan penyakit jantung bawaan, salah satunya adalah hamil di atas umur 40 tahun," ujar Ganesja di Jakarta, Sabtu (12/10).    

Dokter Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, itu menjelaskan perempuan yang hamil di atas 40 tahun harus melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Namun, sebaiknya hamil pada usia tersebut harus dihindari.    

Penyebab lainnya yang menyebabkan anak mengidap penyakit jantung bawaan, adalah minum obat sembarangan saat hamil.

Menurut dia, ibu hamil tidak boleh minum obat sembarangan saat hamil.    

"Jangan sembarangan minum obat warung kalau pusing atau flu. Sebaiknya konsultasi dengan dokter." katanya.  

Baca juga: YKPI Tekan Angka Kanker Payudara di Indonesia

Faktor risiko lainnya adalah penyakit darah tinggi dan diabetes yang diderita sang ibu. Serta faktor keturunan turut memengaruhi.   

"Selain itu hindari rokok, karena membahayakan janin," ujarnya.  

Dia menjelaskan sebanyak delapan dari 1.000 anak yang lahir menderita penyakit jantung bawaan. Namun, kondisi itu tidak diiringi dengan jumlah rumah sakit yang bisa menangani penyakit itu.    

Rumah sakit yang bisa menangani penyakit jantung bawaan tidak dimiliki setiap provinsi. Jumlah rumah sakit yang bisa menangani hanya sekitar 10 rumah sakit di Tanah Air.

"Ada sekitar empat rumah sakit di Jakarta," kata dia.    

Selain itu, jumlah dokter yang bisa menangani penyakit jantung bawaan tersebut juga masih kurang. Biaya pendidikannya cukup mahal dan membutuhkan waktu lama.

Selain itu, penyakit jantung bawaan masih kalah beken dari penyakit jantung koroner.    

"Antrean di salah satu pusat jantung di Jakarta, seperti Rumah Sakit Harapan Kita, untuk operasi penyakit jantung bawaan ini mencapai satu setengah tahun," ujar dia.    

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah ikut serta dengan memberikan fasilitas penyakit jantung bawaan di rumah sakit daerah.

Selain itu juga perlu dididik tenaga medis yang ahli di bidang penyakit jantung bawaan, sehingga bisa melakukan operasi di daerah. (OL-2)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Kepengurusan Amphuri Masa Bakti.2020-2024 Dikukuhkan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 21:59 WIB
Amphuri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada anggota dan masyarakat muslim Indonesia maupun...
Dok. WPF Rutgers Indonesia

Laki-Laki Punya Peran Sentral Wujudkan Kesetaraan Gender

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 21:57 WIB
Sementara total kekerasan berbasis gender online (KBGO) sebanyak 354 kasus sepanjang Januari-Mei 2020 di semua...
Antara

Hanya 8% Museum di Indonesia yang Penuhi Standar Tertinggi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 21:35 WIB
INDONESIA masih memiliki pekerjaan besar di bidang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya