Sabtu 12 Oktober 2019, 00:35 WIB

PSSI belum Usik Kursi McMenemy

MI | Sepak Bola
PSSI belum Usik Kursi McMenemy

ANTARA
Pelatih Timnas Simon McMenemy.

 

ALIH-ALIH membidik poin di Stadion Al Maktoum, Dubai, tim nasional Indonesia justru diterpa kekalahan telak lima gol tanpa balas dari tuan rumah Uni Emirat Arab, kemarin dini hari WIB. Namun, kekalahan ketiga di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia itu belum akan membuat PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) mengusik posisi pelatih Simon McMenemy.

PSSI menyatakan akan menunggu hingga penyisihan grup berakhir, pada Agustus 2020. Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, mengatakan bahwa saat ini belum ada evaluasi yang akan dilakukan terhadap Simon McMenemy.

"Jadi sejauh ini ya belum ada keputusan untuk menggantikan Simon. Pokoknya nanti akan kami evaluasi pastinya," ungkapnya saat dihubungi oleh Media Indonesia, kemarin.

Kontrak pelatih asal Skotlandia itu, lanjut Ratu Tisha, berlaku hingga dua tahun sampai Piala AFF 2020 mendatang. "Ya kami harus percaya sama Simon, apalagi kualifikasi ini juga untuk Piala Asia 2023," jelasnya.

Pada laga di Dubai, gawang Indonesia yang dikawal Wawan Hendrawan kebobolan akibat ulah Khalil Ibrahim Alhammadi di menit ke-41, trigol Ali Ahmed Mabkhout (51', 63', 72'), serta Tariq Hassan saat injury time. Kekalahan yang membuat Indonesia belum menuai angka. Dua laga sebelumnya, Hansamu Yama Pranata dan kolega takluk 2-3 dari Malaysia, dan digasak Thailand 0-3.

McMenemy mengakui melawan tim sekelas UEA memang sangat sulit."Sulit memang melawan tim bagus dengan persiapan matang, tapi kami sudah berusaha. Pemain sudah memberikan segalanya di lapangan," ungkapnya.

Pengamat olahraga Tommy Apriantono menilai kekalahan telak itu karena pemain timnas tidak ditunjang dengan stamina yang baik. "Menurut saya, tingkat kebugaran pemain tidak mendukung untuk melanjutkan di babak kedua. Kemampuan fisik bisa dikatakan nge-drop atau staminanya masih kalah," ungkap Tommy kepada Media Indonesia, kemarin. (Des/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More