Jumat 11 Oktober 2019, 21:17 WIB

Target Penyaluran BBM Satu Harga Tercapai Lebih Cepat

Alexander P. taum | Nusantara
Target Penyaluran BBM Satu Harga Tercapai Lebih Cepat

MI/Alexander P/ taum
Menteri ESDM Ignasius Jonan saat meresmikan BBM Satu Harga di Lembata, NTT

 

MENTERI Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Jumat (11/10) meresmikan 13 penyalur BBM satu harga yang tersebar di 6 Provinsi di indonesia.

Peresmian ke 13 penyalur BBM satu harga tersebut di lakukan secara simbolis di SPBU Omesuri di wilayah Desa Baluring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Dengan diresmikannya 13 penyalur BBM Satu harga, Kementerian ESDM melalui BPH Migas telah membangun 170 Penyalur BBM di 170 kecamatan di Indonesia, lebih cepat dari target. Pembangunan tersebut dilakukan bertahap sejak 2017 hingga 2019.  

Setiba di bandara Wunopito Lewoleba, Jumat (11/10) pukul 13.45 Wita, Menteri Jonan bersama rombongan disambut Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Lembata.

Usai acara pengalungan di bandara Wunopito, rombongan Menteri langsung bergerak menuju ke Desa Balauring, Kecamatan Omesuri. Perjalanan darat ditempuh kurang lebih 1 jam dari Kota Lewoleba.

Baca juga : Menenun Segera Masuk Kurikulum Muatan Lokal

Berlokasi di SPBU Omesuri, Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Menteri ESDM meresmikan 13 penyalur BBM satu harga yang dibangun tersebar di 13  Provinsi yakni NTB, Papua Barat, NTT, Kalsel, Kalteng, dan Maluku Utara.

Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa menyebutkan, berdasarkan Permen ESDM Nomor 36 tahun 2018, BPH Migas ditugaskan untuk  mengawal dan mengawasi pelaksanaan BBM satu harga.

“Hari ini dengan diresmikan 13 Penyalur BBM satu harga di 6 Provinsi, tanggal 11 Oktober 2019,  sudah genap di 170 lokasi. Ini lebih cepat dari waktu yang ditargetkan,” ujar Fanshurullah.

Secara nasional, sejak 2017 sampai 2019 telah dibangun 170 Penyalur BBM satu harga, dengan rincian 160 penyalur oleh PT. Pertamina (Persero), 10 penyalur oleh PT. AKR Corpoindo, Tbk.

Adapun sebaran 170 capaian penyalur BBM 1 harga nasional adalah; Sumatra 31 titik, Jawa 3 titik, Kalimantan 42 titik, Bali 2 titik, Nusa Tenggara 25 titik, Sulawesi 17 titik, Maluku dan Papua  50 titik.

Program BBM satu harga diperkirakan menjangkau sebanyak kurang lebih 580.893 KK.

Penyalur BBM Satu harga di Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri sebanyak 15 penyalur. Pada 2017 telah terbangun sebanyak 2 penyalur BBM satu harga di Kecamatan Waingapu, kabupaten Sumba Timur dan Kecamatan Atambua, kabupaten Belu,

Pada 2018, telah terbangun 5 penyalur BBM satu harga di Kecamatan Borong, kabiupaten Manggarai Timur, Kecamatan Sabu Barat kabupaten Sabu Raijua, Kecamatan Amanubab Selatan kecamatan Timor Tengah Selatan, Kecamatan Satarmese kabupaten Manggarai, Kecamatan Ende Selatan Di kabupaten Ende.

Sedangkan tahun ini, telah diabangun 8 penyalur BBM 1 harga di Kecamatan Poco Ranaka, kabupaten Manggarai Timur, Kecamatan Pantai Baru, Kecamatan Rote Ndao, Kecamatan Omesuri di kabupaten Lembata, Kecamatan Wolowaru di kabupaten Ende, Kecamatan Kodi Utara, kabupaten Sumba Barat Daya, kecamatan Ruteng di Kabupaten Manggarai, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More