Jumat 11 Oktober 2019, 15:42 WIB

Fitria Diana Dikenal Pendiam setelah Bercadar

Antara | Nusantara
Fitria Diana Dikenal Pendiam setelah Bercadar

ANTARA/Oky Lukmansyah
Rumah Fitria Diana pelaku penusukan Menko Polhukam dipasang garis polisi di Desa Sitanggal RT 007 RW 002, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (10/10)

 

PELAKU penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto, Fitria Diana, 20, yang beralamat di Desa Sitanggal, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah itu dikenal pendiam oleh tetangganya setelah dia (Fitria) memakai pakaian jilbab dan bercadar.    

Teman kecil Fitria Diana, Devi Novitasari, 22, di Brebes, Jumat, mengatakan bahwa temannya (Fitria) saat duduk kelas 3 Sekolah Dasar Negeri 1 Sitanggal dikenal nakal dan tomboi. Hal itu membuatnya tidak sekolah di SD itu lagi.    

"Akan tetapi, sikap nakal yang dibawa sejak kecil berubah menjadi seorang yang pendiam setelah usia dewasa dengan memakai pakaian jilbab dan bercadar," katanya.        

Ia mengatakan dirinya pernah merantau bersama dengan Fitria Diana di Jakarta pada 2012 sebagai pelayan warung makan Warteg.    

"Saya hanya bekerja dengan dia (Fitria) selama dua bulan saja, kemudian dia bekerja dimana dan apa pekerjaannya saya tidak tahu. Oleh karena, saya terkejut dan kaget setelah mengetahui jika Fitria melakukan aksi nekat itu (penusukan)," katanya.    

Tetangga pelaku lainnya Susilowati mengatakan Fitria Diana dikenal pendiam sejak tiga bulan terakhir ini setelah berpakaian jilbab.    

"Saat pulang ke rumahnya, Fitria Diana hanya tinggal bersama orang tua dan seorang adiknya di rumahnya. Dia (Fitria) sudah berbeda sikap dibanding sebelum berjilbab, dia pendiam dan tidak akan menyapa orang lain jika tidak disapa orang," katanya.    

Baca juga: Orangtua Akui Fitria Diana Rajin Berlatih Memanah Pohon Pisang

Orang tua Fitria Diana, Sunarto, 51, mengatakan keluarganya sempat kaget saat perangkat desa bersama petugas Polres Brebes berkunjung ke rumahnya.    

"Saat itu, saya sedang tidur dan tiba-tiba ada petugas yang datang ke rumahnya untuk menanyakan anaknya (Fitria)," katanya didampingi adik Fitria, Muhamad Jihan Fahira.   

Dirinya, kata Sunarto, sempat dibawa petugas Polres Brebes pada Kamis petang (10/10) terkait masalah anaknya yang diduga melakukan penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.    

"Saya dimintai keterangan oleh petugas kepolisian seputar masalah anaknya. Kami pulang kembali diantar oleh petugas dan Kepala Desa Sitanggal sekitar pukul 00.00 WIB atau Jumat (11/10) pagi," katanya. (A-4)

Baca Juga

Dok Medcom.id

Enam Tahanan LP Jombang Positif Covid

👤Faishol Taselan 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 20:37 WIB
Mereka adalah para tahanan titipan Kejaksaan Negeri...
MI/Ruta Suryana

Pandemi, Dapur Umum Peduli Sesama INTI Bali Sediakan Pangan

👤Ruta Suryana 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 20:33 WIB
Keberadaan Dapur Umum Peduli Sesama INTI Bali ini merupakan pelayanan publik yang langsung dirasakan riil oleh...
MI/Bayu Anggoro

Kemendag Dorong Ekspor Produk Inovasi

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 20:20 WIB
Bahkan, kini AVS pun tengah mengembangkan robot berbentuk lengan yang bisa mengoperasi jantung manusia dari jarak...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya