Jumat 11 Oktober 2019, 15:13 WIB

Dibesuk Presiden, Wiranto minta Pulang dan Ikut Rapat Terbatas

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Dibesuk Presiden, Wiranto minta Pulang dan Ikut Rapat Terbatas

Antara
Presiden Jokowi didampingi Kepala RSPAD Gatot Subroto Jakarta Mayjen Terawan Agus Putranto seusai menjenguk Menko Polhukam Wiranto.

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) kembali membesuk Menko Polhukam Wiranto yang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Dalam kesempatan itu, ia memastikan kondisi Wiranto mulai stabil dan sudah bisa melakukan komunikasi dengan baik.

Bahkan, Wiranto meminta untuk segera diizinkan ikut rapat terbatas (ratas) bersama para menteri kabinet kerja. "Saya baru saja jenguk lagi Bapak Menko Polhukam Wiranto dan alhamdulillah kondisinya sudah stabil, semakin baik. Tadi bisa berkomunikasi sudah berbicara dengan saya, 'Pak saya ingin segera pulang ikut ratas lagi'," kata Jokowi menirukan kalimat Wiranto di RSPAD Jumat (11/10)

Dalam pertemuan itu, Jokowi memastikan Wiranto semakin membaik. Namun, Jokowi tetap memohon doa untuk masyarakat agar Wiranto lekas sembuh. "Artinya kondisinya sudah semakin baik kita berdoa bersama agar beliau segera diberikan pemulihan, kesembuhan, secepat cepatnya," sebutnya.

Jokowi kembali menyampaikan bahwa telah memerintahkan Kapolri untuk menambahkan pengamanan terhadap pejabat negara pascapenusukan terhadap Wiranto dalam kunjungan kerja di daerah.

"Kemarin langsung saya sudah perintahkan juga kepada Kapolri untuk pejabat agar diberikan penambahan pengamanan meskipun sudah ada tetapi diberikan tambahan pengamanan agar peristiwa yang terjadi kepada Bapak Menko Polhukam Wiranto tidak terulang lagi," pungkasnya.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Penambahan Pengamanan Kepada Pejabat Negara

Ini kunjungan kedua Jokowi membesuk Wiranto di RSPAD, pascadioperasi akibat ditusuk oleh anggota yang diduga JAD Bekasi di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Banten, Kamis (10/10). (X-15)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More