Jumat 11 Oktober 2019, 10:50 WIB

Korban Demo di DPR Meninggal Dunia

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Korban Demo di DPR Meninggal Dunia

MI/Saskia Anindya Putri
Kabagpenum Mabes Polri Asep Adi Saputra

 

SATU dari beberapa korban demonstrasi siswa STM/SMK yang berakhir ricuh di Gedung DPR RI, Akbar Alamsyah, 19, meninggal dunia setelah menjalani serangkaian perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

"Iya mas (meninggal dunia)," kata kakak kandung Akbar Alamsyah, Fitri Rahmayani saat dimintai konfirmasi, kemarin.

Namun, Fitri tidak menjelaskan secara detail kapan tepatnya sang adik meninggal dunia. Begitu juga dengan keberadaan jenazah adiknya.

Kordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Yati Andriyani menerangkan Akbar meninggal dunia menjelang Magrib. Dia mendapat kabar tersebut dari pihak keluarga almarhum. "Pemakaman dilakukan besok pagi," ujar Yati.

Sebelumnya, Akbar sempat dikabarkan hilang seusai kerusuhan di DPR pada Rabu (25/9). Belakangan, dia ditemukan dalam kondisi luka-luka dan tak sadarkan diri. Selanjutnya, Akbar dibawa ke rumah sakit Polri. Namun, oleh keluarga, Akbar dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani perawatan.

Kabar hilangnya Akbar sebelumnya disampaikan pihak Kontras. Mereka menemukan ada satu orang lagi yang menjadi korban kekerasan saat demonstrasi di DPR RI Senayan.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra membenarkan ada informasi tentang kehilangan peserta demonstrasi tersebut.

"Ya (ada korban Akbar Alamsyah)," kata Asep.

Menurut Asep, Akbar bukanlah korban akibat tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian yang mengawal demontrasi tersebut.

"Bahwa saat yang bersangkutan (Akbar) sedang berupaya untuk menghindari aksi kerusuhan, yang bersangkutan melompati pagar di depan Gedung DPR saat itu. Kita sudah temukan saksi bahwa yang bersangkutan jatuh pada saat melompati pagar tersebut dan kita telah memeriksa saksi terkait Akbar," ungkap Asep.

Menurutnya, Akbar masuk rumah sakit hingga koma beberapa hari karena terjatuh saat melompat pagar. "Jadi, sementara, dugaannya bahwa yang bersangkutan (Akbar) luka bukan akibat kekerasan, melainkan karena adanya insiden itu (lompat dari pagar DPR)," tegasnya. (Fer/J-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More