Jumat 11 Oktober 2019, 09:30 WIB

Trump Isyaratkan Kemajuan dalam Pembicaraan Perang Dagang

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Trump Isyaratkan Kemajuan dalam Pembicaraan Perang Dagang

AFP/Brendan Smialowski
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kamis (10/10), mengisyaratkan kemajuan dalam pembicaraan mengatasi konflik perdagangan berisiko tinggi dengan Tiongkok. Pemimpin AS itu mengatakan pembicaraan dengan utusan Beijing telah berjalan dengan baik.

Pernyataan itu membuat suasana lebih hangat. Trump sebelumnya mengumumkan akan memberikan audiensi di Gedung Putih kepada utusan perdagangan top Tiongkok, Liu He.

"Saya ingin mengatakan saya pikir ini berjalan sangat baik," kata Trump kepada wartawan, tanpa memberikan rincian. "Kami melakukan negosiasi yang sangat, sangat baik dengan Tiongkok."

Tanda-tanda kemajuan bermunculan setelah seminggu Washington membombardir Beijing dengan langkah-langkah kebijakan yang agresif.

Tiongkok, tahun ini, menolak keras tuntutan Trump untuk melakukan transformasi besar-besaran terhadap cara negara itu mengelola ekonominya.

Baca juga: Pelaku Penembakan El Paso Mengaku tidak Bersalah

Para analis mengatakan Beijing tidak mungkin mengadopsi reformasi ekonomi yang dapat merusak kekuatan politik Partai Komunis.

Myron Brilliant, kepala urusan internasional di Kamar Dagang AS, Kamis (10/10), mengatakan kepada wartawan bahwa ia telah berbicara dengan kedua belah pihak dan kesepakatan tentang mata uang dapat muncul minggu ini.

"Saya pikir itu bisa mengarah pada keputusan pemerintah AS untuk tidak mengajukan kenaikan tarif pada 15 Oktober," ujarnya.

Departemen Keuangan AS pada Agustus mencap Tiongkok sebagai manipulator mata uang, menuduh Beijing sengaja melemahkan RMB untuk mendapatkan keuntungan perdagangan yang tidak adil.

Washington menuduh Tiongkok berusaha mendominasi industri global melalui intervensi negara besar-besaran di pasar, pencurian kekayaan intelektual, peretasan dan subsidi, tuduhan yang juga dilontarkan oleh Eropa dan Jepang. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More