Kamis 10 Oktober 2019, 19:45 WIB

Metode Mindfulness Dinilai Mampu Bikin Anak Fokus dalam Belajar

Antara | Humaniora
Metode Mindfulness Dinilai Mampu Bikin Anak Fokus dalam Belajar

Ist
Pengawas Sekolah Global Sevilla, Michael Thia, bersama siswa dan siswinya.

 

PENGAWAS Sekolah Global Sevilla, Michael Thia, mengatakan, penggunaan metode 'mindfulness' atau hidup berkesadaran membuat anak fokus dalam proses pembelajaran.

"Dengan metode ini, anak menjadi fokus dalam belajar serta peduli dengan sesama dan mampu mengelola emosinya. Metode ini sangat cocok untuk pendidikan karakter," ujar Michael di Jakarta, Kamis (10/10).

Dia menambahkan, metode tersebut dinilai tepat diterapkan pada siswa untuk mengiringi derasnya perkembangan teknologi yang membuat banyak individu semakin mementingkan pribadinya masing-masing serta tak peduli pada sekitarnya.

Menurut dia, metode itu perlu untuk diterapkan di sekolah karena membuat anak lebih menghargai sesama. Proses dalam metode berkesaran harus dilakukan terus-menerus.


Baca juga: Dari Wayang hingga Lukisan, Semua dari Daun


"Misalnya ketika makan, anak tidak sekadar asal makan tapi merasakan bagaimana makanan tersebut, mengenali aromanya, hingga tahu bagaimana proses makanan tersebut bisa tersaji di meja makan," tambah dia.

Meski demikian, katanya penerapan metode tersebut harus didukung para orang tua. Sekolahnya yang menerapkan metode berkesedaran sejak tiga tahun terakhir, juga melibatkan para orang tua.

"Hasilnya mulai terlihat, prestasi anak semakin meningkat dan karakter siswa semakin baik dan saling menghargai," ucap dia.

Sebelumnya, sebanyak 1.000 siswa Global Sevilla melakukan kegiatan 'mindfulness' secara bersama-sama untuk memperingati hari ulang tahun ke-17. Sekolah Global Sevilla. Sejumlah kegiatan berkesadaran diselenggarakan yakni mendengar, yoga, berjalan, mewarnai, dan juga makan dengan berkesadaran. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More