Kamis 10 Oktober 2019, 17:55 WIB

Penusukan Wiranto, PKB : Ancaman Radikalisme Itu Nyata

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Penusukan Wiranto, PKB : Ancaman Radikalisme Itu Nyata

MI/M. Irfan
Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syansurijal

 

PERISTIWA penyerangan terhadap Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Pandenglang, Banten mengundang keprihatinan banyak kalangan. Kejadian itu dinilai menjadi bukti ancaman radikalisme di Indonesia nyata.

“Kami sangat terkejut atas peristiwa penusukan Menkopolhukam di Pandeglang. Hal ini menjadi early warning bagi kita semua bahwa sel-sel kelompok radikalis masih aktif dan menuntut kewaspadaan bagi kita sebagai bangsa untuk menghadapinya secara bersama-sama,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal kepada wartawan, Kamis (10/10).

Dia menilai, kenekatan pelaku dalam aksi penusukan Wiranto luar biasa. Mereka bahkan memilih pejabat tinggi negara yang dikawal dengan ketat sebagai korban.

Hal itu, kata dia, menunjukkan doktrin yang mereka terima sebagai motivasi dalam melakukan aksi begitu terinternalisasi di dalam pikiran pelaku.

“Dan itu sangat berbahaya karena nilai-nilai tersebut memuat nilai-nilai kekerasan,” kata dia.

Baca juga : Danpaspampres: Pengamanan Presiden Selalu Maksimal

Cucun menilai upaya deradikalisasi harus terus dilakukan di tengah masyarakat. Upaya pengarusutamaan Islam moderat menjadi salah satunya.

“PKB terus mendorong penguatan nilai-nilai Islam yang ramah di tengah masyarakat sehingga bibit radikalisme yang dimotivasi cara pandang agama yang salah bisa diminimalkan,” katanya.

Lebih jauh politisi asal Jawa Barat ini meminta agar semua elemen bangsa meningkatkan kewaspadaan hingga menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Menurutnya dinamika politik dan keamanan akan terus terjadi hingga proses penyusunan kabinet berakhir.

“Kami menilai dinamika politik dan keamanan akan terus terjadi sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan bersama. Tapi tentu kita berharap kondisi keamanan tetap terkendali,” tegasnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Wapres: Medsos Bikin Masyarakat Sulit Percaya Pemimpin Bangsa

👤Antara 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:06 WIB
Di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini, masyarakat seolah-olah sulit menaruh kepercayaan kepada pemimpin bangsa, kata...
MI/Pius Erlangga

Perlu Gerakan Bersama Wujudkan Peningkatan Peran Perempuan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:49 WIB
Dalam politik gagasan, keragaman perspektif saat pembentukan kebijakan, termasuk perspektif perempuan, sangat memengaruhi kualitas...
Ist

Satu Lagi Organisasi Advokat Lahir, Peradi Pergerakan

👤Rosmery Sihombing 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:29 WIB
Organisasi Advokat Peradi Pergerakan resmi dibentuk dengan ditandai penyerahan pataka pergerakan kepada Ketua Umum Terpilih Sugeng Teguh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya