Kamis 10 Oktober 2019, 15:30 WIB

Praktisi Hukum Sebut Perppu KPK Janggal dan JR Prematur

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Praktisi Hukum Sebut Perppu KPK Janggal dan JR Prematur

ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (24/9/2019)

 

DORONGAN penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK dinilai tidak sesuai konstitusi dan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Praktisi hukum, Alamsyah Hanafiah, menjelaskan presiden tidak bisa menerbitkan Perppu terhadap revisi UU KPK yang hingga saat ini sifatnya masih belum berlaku.

"Sedangkan perppu itu sendiri, RUU yang sudah disahkan harus diundangkan dahulu dalam daftar lembaran negara. Baru bisa dibuat Perppunya," ujar Alamsyah saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (10/10).

Alamsyah menilai presiden perlu cermat dalam menerbitkan Perppu. Perlu pertimbangan yang matang dengan tetap melibatkan banyak pihak termasuk dari kalangan akademisi. Jangan sampai Perppu diterbitkan hanya karena desakan beberapa pihak yang tidak sepakat terhadap revisi UU KPK.

"Harus terbuka, supaya masyarakat bisa menyampaikan pendapatnya. Sehingga tidak terjadi kontra di masyarakat, dan pembuatannya melibatkan akademisi dan para praktisi hukum," tegasnya.

Baca juga: PDIP Apresiasi Jusuf Kalla Tolak Perppu Revisi UU KPK

Alamsyah juga mengkritik langkah pihak-pihak yang melakukan judicial review RUU KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK). Langkah JR ke MK dinilai prematur karena pada dasarnya UU KPK hasil revisi belum pernah berlaku lantaran belum diundangkan oleh presiden.

"Syarat untuk judicial review juga harus harus diundangkan dulu. Setelah menjadi Undang-undang. Karena RUU bukan objek judicial review. Yang bisa dijadikan uji material adalah undang-undang bukan RUU. Karena RUU setelah disahkan presiden harus diundangkan dengan cara dibuat dan didaftarkan dalam lembaran negara," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ilustrasi

KRI Teluk Jakarta-541 Tenggelam di Perairan Pulau Kangean

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 14 Juli 2020, 23:21 WIB
KRI Teluk Jakarta-541 mengalami kebocoran yang mengakibatkan tenggelam pada kedalaman sekitar 90 meter di perairan Timur Laut Pulau...
MI/Susanto

Surya, Inspirator Kaum Muda Membangun Negeri

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 14 Juli 2020, 23:19 WIB
Surya Paloh memang tak asing di Negeri ini. Lusa, diusianya yang ke 69 sosok besar tinggi itu masih tetap moncer ditengah kancah kehidupan...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Komisi III Kumpulkan Perwakilan Fraksi Bahas Pansus Djoko Tjandra

👤Putra Ananda 🕔Selasa 14 Juli 2020, 21:35 WIB
Pembentukan Pansus akan mengikuti suara mayoritas fraksi di Komisi III. Herman memastikan Pansus dibahas sesuai dengan mekanisme yang ada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya