Kamis 10 Oktober 2019, 11:22 WIB

Akhir Pekan Ini, Jalur Sepeda di Fatmawati Diresmikan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Akhir Pekan Ini, Jalur Sepeda di Fatmawati Diresmikan

MI/Saskia Anindya Putri
Pengendara sepeda melintas di Jalur sepeda kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).

 

DINAS Perhubungan DKI Jakarta akan meresmikan uji coba jalur sepeda fase 2 yang berada di Jalan Raya Fatmawati. Jalur sepeda itu memiliki panjang hampir 8 km dari Jalan Raya Fatmawati hingga ke Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Sisingamangaraja.

Jalur sepeda fase 2 ini akan tersambung pada jalur sepeda fase 1 yang sebelumnya sudah diresmikan pada 20 September dan melalui Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Selatan.

"Jadi sesuai dengan program pak gubernur, kita akan membangun 63 kilometer jalur sepeda. Fase 1 sudah. Nah, 12 Oktober besok itu Pak Gubernur akan meluncurkan fase keduanya," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota, Kamis (10/10).

Sementara itu, Dishub DKI juga menyiapkan fase tiga yang nanti dimulai dari Jalan Tomang Raya, Simpang Tomang kemudian belok kanan di Cideng, Cideng-Jalan Kebon Sirih yang kemudian menyambung dengan Jalan MH Thamrin.

Baca juga: Dishub DKI Perbolehkan Otopet Listrik Melintas di Jalur Sepeda

Selain mempersiapkan jalur sepeda berikutnya, Syafrin juga tengah mempersiapkan model bike sharing. Sudah ada 9 perusahaan yang berminat untuk masuk ke sektor ini. Pihaknya pun harus menyiapkan regulasi agar dalam berusaha pihak swasta dapat terfasilitasi secara baik.

"Kemudian masyarakat dalam menerima layanannya juga sesuai dengan standar yang kita tetapkan nantinya," ungkapnya.

Bike sharing atau pola sewa sepeda ini akan diprioritaskan di tempat-tempat yang sudah memiliki arus lalu lintas manusia tinggi contohnya di stasiun dan di halte Trans-Jakarta.

Untuk saat ini, Syafrin belum dapat memastikan kapan program bike sharing dapat berlangsung. Ia masih menyusun regulasi yang tepat.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More