Kamis 10 Oktober 2019, 09:35 WIB

Likuefaksi Pernah Terjadi di Poso

Mitha Meinansi | Nusantara
Likuefaksi Pernah Terjadi di Poso

Antara
Warga menatap permukiman mereka yang hancur akibat bencana gempa dan likuefaksi di Perumnas Balaroa, Palu yang terjadi hampir setahun lalu.

 

PERISTIWA alam pencairan tanah atau likuefaksi di Sulawesi Tengah pernah terjadi sebelum gempa Palu. Dari catatan Badan Geologi, gempa berkekuatan 6,6 skala Richter pada 29 Mei 2017 pernah mengguncang Kabupaten Poso.

Gempa besar itu berpusat di daratan yang menyebabkan beberapa desa di Kecamatan Lore Bersaudara terkena likuefaksi namun tidak seperti yang terjadi di Kelurahan Petobo dan Balaroa, Kota Palu serta  Desa Jono Oge dan Sibalaya, Kabupaten Sigi. Tanah yang ada di desa-desa di Kecamatan Lore Bersaudara ini mengeluarkan air pasca gempa besar. Ciri umum yang dapat menandai adanya potensi likuefaksi adalah tanah berpasir.

"Pasir, jenuh air dan ada sesar di dekatnya. Ada sumber gempa. Karena pemicunya adalah gempa.  Di Napu itu juga ada sesar yang arahnya melewati kampung Wuasa, cuma belum teridentifikasi. Saya menamakan saja sesar normal di sekitar sana. Itu yang menyebabkan tanah di rumah-rumah warga tiba-tiba keluar air,"ungkap Supartoyo, salah seorang peneliti
dari Badan Geologi saat memaparkan masalah likuefaksi di Palu, Rabu (9/10).

baca juga: Dana Desa Gairahkan Persepakbolaan Di Lembata

Dengan adanya kasus likuefaksi ini membuktikan bahwa wilayah Sulawesi Tengah rawan bencana gempa dan dampak yang mengikutinya. (OL-3)

 

Baca Juga

Antara

Gubernur Ganjar Tetapkan Pemudik ke Jateng Otomatis Berstatus ODP

👤Haryanto 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 18:10 WIB
Pasalnya, kata Ganjar, terjadi peningkatan kasus positif covid-19 yang sangat cepat di Jawa Tengah. Dalam waktu tiga hari, pasien positif...
MI/Ruta Suryana

Pasar Badung kini Dilengkapi Bilik Disinfektan

👤Ruta Suryana 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 17:53 WIB
Penyemprotan disinfektan di Pasar Badung untuk masyarakat atau pelanggan pasar, seperti pegawai, pedagang, dan...
Antara

49 Titik di Dalam dan Menuju Kota Tegal Ditutup

👤SUPARDJI RASBAN 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 16:58 WIB
Penutupan dengan beton Moveable Concrete Barrier (MCB) mulai 30 Maret untuk mendukung program physical distancing/pembatasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya