Kamis 10 Oktober 2019, 07:44 WIB

Menduniakan Batik Lewat Pameran Dari Yogyakarta

Agus Utantoro | Nusantara
Menduniakan Batik Lewat Pameran Dari Yogyakarta

MI/Agus Utantoro
Pameran Batik 2019 d JEC Expo Yogyakarta. Selain pameran kain batik, juga digelar peragaan busana batik.

 

UNTUK terus menggenjot daya beli masyarakat terhadap batik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pameran batik 2019 di Gedung Grha Pradipta Jogja Expo Center Yogyakarta. Ratusan industri kecil menengah ikut serta dalam pameran batik berskala besar yang berlangsung Rabu (9/10) hingga Minggu (13/10).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana yang mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamnegkubuwono X mengatakan, batik sebagai produk tekstil tradisional khas Indonesia harus semakin mendunia. Batik adalah budaya Indonesia yang akan terus berkembang.

"Batik adalah budaya kita, tradisi kita terutama Yogyakarta. Oleh karena itu batik harus terus berkembang sebagai panduan berbusana yang memiliki filosofi tinggi," ujar Tri Saktiyana, Rabu (9/10).

Pameran yang bertajuk Batik Nusantara Mendunia ini, menampilkan berbagai hasil karya batik yang kaya dengan corak, ragam, motif dan warna. Ditampilkan pula batik tulis maupun cap.

"Tidak hanya batik klasik tetapi juga kontemporer dan modern,"  katanya.

Saktiyana menambahkan, selama ini batik telah dipakai oleh seluruh kalangan masyarakat tanpa membedakan status dan usia. Batik, lanjutnya, juga digunakan mulai dari kelahiran hingga kematian.

"Batik digunakan mulai dari kelahiran hingga kematian bagi orang Jawa, itu merupakan perjalanan batik yang terkadang orang tidak mengingatnya tetapi menggunakannya," tutur Saktiyana.

baca juga: Sumut Mulai Pulangkan Warga dari Papua

Diharapkan dengan adanya pameran ini akan memberikan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku IKM batik dan sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berbelanja batik serta menjadi ajang bagi kolektor batik untuk mendapatkan tambahan koleksinya. Pembukaan Pameran Batik 2019 ini dihadiri juga oleh Wakil Ketua
Dekranasda DIY GKBRAy Paku Alam, Kepala Puslitbang Industri Kimia, Farmasi, Tekstil, Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperind RI Sony Sulaksono, dan Kepala Disperindag DIY Aris Riyanta. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More