Rabu 09 Oktober 2019, 02:20 WIB

Pertaruhan Harga Diri Dua Raksasa Dunia

(AFP/Faj/R-1) | Sepak Bola
Pertaruhan Harga Diri Dua Raksasa Dunia

Photo by Ina FASSBENDER / AFP)
Pelatih Jerman Joachim Loew mengawasi sesi latihan para pemainnya menjelang pertandingan persahabatan persahabatan internasional

 

WALAU hanya uji coba, Jerman dan Argentina dipastikan akan tampil ngotot saat berhadapan di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, dini hari nanti. Harga diri dan gengsi jadi hal yang diperjuangkan dua raksasa sepak bola dunia itu.

Sepanjang sejarah, kedua negara telah 22 kali berhadapan, tiga di antaranya di final Piala Dunia. Argentina unggul dengan 10 kemenangan, termasuk di final Piala Dunia 1986. Sementara itu, Jerman menang delapan kali, dua di antaranya di final Piala Dunia 1990 Italia dan 2014 Brasil. Empat laga lainnya berakhir imbang.

Walau bermain di kandang lawan, Argentina yang tidak diperkuat Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Sergio Aguero tetap berpeluang meraih kemenangan. Di pertemuan terakhir menghadapi 'tim Panser' di Duseldorf, September 2014, 'tim Tango' menang 4-2.

Peluang Argentina memenangi laga gengsi ini membesar dengan pincangnya skuad Jerman. Seperti koleganya dari Argentina, Lionel Scaloni, pelatih Jerman Joachim Loew juga tidak bisa menurunkan skuad terbaik.

Gelandang Real Madrid Toni Kroos dan bek kiri FC Koln Jonas Hector dipastikan absen karena cedera. Kondisi itu membuat Loew mengandalkan pemain-pemain muda, seperti pemain belakang Freiburg, Robin Koch, dan gelandang Schalke, Suat Serdar.

Meski krisis pemain, Loew bersikeras tidak akan memanggil pemain senior, seperti Mat Hummels. "Kami tetap mengikuti keputusan kita dengan pemain muda dan tidak ada alasan untuk memanggil Mats," kata Loew.

Namun, Loew tetap memberi kepercayaan kepada pemain senior, Manuel Neuer, sebagai kiper utama. Sebelumnya, pilihan terhadap Neuer dipertanyakan, setelah kiper Bayern Muenchen itu tampil buruk saat Jerman kalah 2-4 dari Belanda di Kualifikasi Euro 2020, beberapa waktu lalu.

"Saya telah menyatakan Neuer ialah kapten kami sekaligus kiper nomor satu saat ini dan di Piala Eropa mendatang, jika tidak ada kejadian luar biasa yang menimpanya," kata Loew.

Selain demi gengsi, kemenangan atas Argentina akan menjadi modal besar Jerman menghadapi laga Grup C Kualifikasi Euro 2020 melawan Estonia dan Belarus, pekan depan. Poin maksimal di dua laga itu dibutuhkan Jerman untuk bertahan di puncak klasemen dari kejaran Belanda yang berada di posisi kedua. (AFP/Faj/R-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More