Selasa 08 Oktober 2019, 18:15 WIB

Asosiasi Sebut Fintech Sumbang 362 Ribu Lapangan Kerja Baru

Faustinus Nua | Ekonomi
Asosiasi Sebut Fintech Sumbang 362 Ribu Lapangan Kerja Baru

ilustrasi -- medcom.id
fintech

 

ASOSIASI Fintech Pendanaan Bersama Infonesia (AFPI) mengklaim anggotanya telah menambahkan sekitar 362 lapangan pekerjaan baru di tanah air. Hal tersebut berdasarkan data OJK per Agustus 2019.

Lapangan pekerjaan baru yang disumbangkan fintech khusus bagi perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terkait pendanaan.

"Kita masih punya 40 juta UMKM yang belum dicover. Kita berlomba-lomba untuk melayani yang 40 juta itu," kata Ketua harian AFPI Kuseryansyah dalam acara Press Club di Jakarta, Selasa (8/10).

Berdasarkan laporan tersebut, AFPI juga menyebutkan anggotanya membantu memerangi kemiskinan hingga 177.000 orang di akhir 2019. 

"Kita mau bicara pertumbuhan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan ternyata sektor ini oke juga," imbuhnya.

Baca juga: Banyak Aduan Masyarakat, AFPI Minta Pemerintah Buatkan UU Fintech

Di samping itu, dari hasil kajian AFPI bersama Institute for Development of Economics and Finance (Indef), fintech P2P lending telah memberikan kontribusi sebesar Rp60 triliun terhadapa produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas AFPI Tumbur Pardede menjelaskan bahwa untuk meningkatkan transparansi sekaligus membantu calon pemberi pinjaman (lender) untuk mengetahui risiko penempatan dananya, pihaknya menggunakan laporan tingkat keberhasilan pengembalian pada hari ke 90 (TKB90).

"AFPI bersama OJK selalu memitigasi dampak risiko melalui TKB90. Kita ingin sama-sama membuat industri ini berkembang dengan baik dan memafaatkan teknologi," kata dia. (A-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More