Selasa 08 Oktober 2019, 18:03 WIB

Janji Tambah Bus Saat Ganjil Genap, Dishub: Masih Proses

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Janji Tambah Bus Saat Ganjil Genap, Dishub: Masih Proses

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Bus Trans-Jakarta

 

PENAMBAHAN bus Trans-Jakarta untuk ruas-ruas jalan yang terkena perluasan pembatasan lalu lintas kendaraan pribadi dengan sistem ganjil genap belum terlaksana.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dihubungi mengatakan penambahan bus masih berproses di operator.

Dishub DKI sebelumnya memberikan instruksi agar Trans-Jakarta menambah unit bus-bus yang secara khusus beroperasi di ruas-ruas jalan ganjil genap. Trans-Jakarta pun menjanjikan melakukan penambahan hingga sebanyak 59 unit namun, hingga kini belum tercapai.

"Masih berproses di operator. Karena itu yang mengadakan operator," ungkapnya saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (8/10).

Baca juga: Transjakarta Pamerkan Bus Listrik pada Konvoi Formula E 2020

Menurutnya, tidak hanya bus-bus yang beroperasi di ruas-ruas jalan ganjil genap, pihaknya juga mengarahkan agar ada penambahan bus di rute-rute terintegrasi dengan rute bus yang beroperasi di ruas-ruas jalan ganjil genap.

"Tidak hanya di dalam ruas jalan ganjil genap, tetapi juga kita tambah di rute-rute yang terintegrasi," kata Syafrin.

Sementara itu, sebelumnya Trans-Jakarta juga sudah menambah sebanyak 48 unit bus di rute-rute yang bersinggungan dengan perluasan ganjil genap.

Penambahan itu dilakukan guna mengatasi lonjakan penumpang yang terjadi akibat perluasan ganjil genap.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More