Selasa 08 Oktober 2019, 15:05 WIB

Utamakan Musyawarah, MPR Susun Alat Kelengkapan Majelis

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Utamakan Musyawarah, MPR Susun Alat Kelengkapan Majelis

MI/Susanto
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

 

KETUA MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjelaskan 10 pimpinan MPR telah sepakat membentuk Alat Kelengkapan Majelis (AKM) MPR yang terdiri dari 3 badan 1 komisi. Pembahasan akan dilakukan melalui rapat pimpinan yang akan dimulai esok, Rabu (9/10) siang.

"Kami pimpinan MPR sepakat bahwa pembagian tugas dan pembahasan untuk alat kelengkapan majelis atau MPR akan kami lakukan besok jam 11. Jadi kita akan bagi habis tugas-tugas ke-9 wakil ketua MPR lainnya beserta pembentukan 3 badan dan 1 komisi," kata Bamsoet di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/10).

Bamsoet melanjutkan, mekanisme pembagian tugas AKM akan dilakukan secara musyawarah mufakat bersama 9 wakil MPR lain. Pembagian tugas akan diberikan secara merata agar semua pimpinan memiliki tanggung jawab yang sama.

"Setelah itu baru sama-sama kita menentukan badan-badan dan 1 komisi di MPR," ujarnya.

Baca juga: Ketua MPR Minta Tak Ada Demo Saat Pelantikan Presiden

Dalam membagi tugas dan peran kepada 9 wakilnya, dirinya akan mempertimbangkan latar belakang setiap wakil ketua. Diriya juga memastikan pembagian tugas para wakil ketua MPR hanya dilakukan melalui cara musyawarah mufakat tanpa mempertimbangkan perolehan suara pada Pemilu legislatif.

"Mudah-mudahan besok selesai kemudian pekan depan bisa berjalan sebagaimana mestinya," imbuhnya.

Bamsoet menuturkan, setelah MPR selesai membentuk badan dan membagi tugas maupun peran kepada 10 pimpinan yang ada, selanjutnya akan fokus mempersiapkan prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yaitu Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Fokus kita persiapan untuk pelantikan presiden tanggal 20 di sini," tuturnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More