Selasa 08 Oktober 2019, 14:45 WIB

FISIP Universitas Airlangga Lakukan Studi ke Ethiopia

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
FISIP Universitas Airlangga Lakukan Studi ke Ethiopia

Dok. KBRI Addis Ababa
Universitas Airlangga mengunjungi Ethiopia dan diterima oleh KBRI Addis Ababa

 

UNIVERSITAS Airlangga (Unair) dengan sejumlah faktor pendukung memilih Ethiopia sebagai negara tujuan utama di Afrika untuk memperdalam studi dan penelitian di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya Afrika.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pengetahuan (FISIP) Unair Surabaya Falih Suaedi menjelaskan sebelumnya, pada kurun 1984-1985, Ethiopia dikenal sebagai negara dengan angka kemiskinan dan kelaparan yang tinggi.

Namun, kini telah menjelma menjadi salah satu negara Afrika yang berhasil dengan baik meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas politik dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Hal itu disampaikan Falih ketika diterima oleh Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, di KBRI Addis Ababa, Senin(7/10) waktu setempat.

Baca juga: Indonesia dan Ethiopia Bahas Pembentukan Friendship Group

Falih memimpin delegasi Unair dengan anggota Pinky Saptandari selaku Direktur Pusat Studi Afrika (Pusaf) FISIP Unair serta dua peneliti Pusaf yakni Siti Rokhmawati Susanto dan Linggar Rama Dian Putra.

“Kunjungan di Ethiopia juga dimaksudkan untuk menjalin kemitraan antarperguruan tinggi dan memperluas jejaring kerja dalam rangka mempererat hubungan dan kerja sama Indonesia dengan Ethiopia,” kata Falih yang berada di Ethiopia selama tujuh hari.

“Kami merupakan tim atau delegasi pertama dari Universitas Airlangga yang menginjakkan kaki di bumi Afrika. Dari kunjungan ini kami mendapat banyak sekali masukan dan pandangan tentang Afrika, khususnya Ethiopia,” tambah Falih.

Sementara itu, Duta Besar Al Busyra mengatakan keputusan FISIP Unair memilih Ethiopia sebagai negara Afrika pertama yang dikunjungi sangat tepat, khususnya untuk kepentingan pengembangan Pusaf Unair yang didirikan tahun lalu.

“Selama di Ethiopia, delegasi Unair mengadakan pertemuan antara lain dengan Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi, Universitas Addis Ababa, Uni Afrika, para Duta Besar negara sahabat, pimpinan organisasi dan tokoh pemuda seperti Safe Light dan lain-lain,” kata Al Busyra.

Pada kunjungan di Ethiopia, delegasi Unair ikut menghadiri resepsi diplomatik dalam rangka HUT ke-74 kemerdekaan Indonesia yang diselenggarakan di Taman Indonesia di KBRI Addis Ababa, Kamis (3/10). Pada resepsi yang dihadiri sekitar 500 orang tamu itu, delegasi Unair juga bertemu dengan banyak tokoh penting pemerintah dan nonpemerintah Ethiopia.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More