Selasa 08 Oktober 2019, 02:00 WIB

Tunggal Putra-Putri Melaju

Despian Nurhidayat | Olahraga
Tunggal Putra-Putri Melaju

ANTARA FOTO/Moch Asim
Syabda Perkasa Belawa

SETELAH sukses merebut gelar di nomor beregu campuran Kejuaaraan Dunia Bulutangkis Junior 2019, perjuangan pebulu tangkis muda Indonesia berlanjut di nomor perseorangan. Meraih gelar di lima nomor yang ­dipertandingkan ­menjadi bidikan tim bulu tangkis Indonesia dalam ajang yang berlangsung di Kazan, Rusia, itu.

Di babak kedua kemarin, empat tunggal putra Indonesia yang tampil meraih kemenangan atas lawan masing-masing untuk merebut tiket ke babak selanjutnya. Bobby Setiabudi menjadi tunggal putra pertama Indonesia yang lolos ke babak ketiga setelah menundukkan pebulu tangkis Tahiti, Teiva Politi, 21-4, 21-4.

Kesuksesan Bobby diikuti Yonathan Ramlie. Menghadapi pemain Hong Kong, Ko Shing Hei,  Yonathan menang 21-13. 21-10.

Tiket ke babak ketiga juga didapat Syabda Perkasa Belawa setelah menang atas pemain Makau, Lee Rui Huan, 21-15, 21-11. Tunggal keempat Indonesia yang lolos ialah Christian Adinata setelah menyingkirkan pemain ­Norwegia, Ludvig Smith-Meyer, 21-7, 21-8.

“Target saya minimal ke semifinal, tapi saya tidak mau memikirkannya dan fokus ke pertandingan demi pertandingan,” ungkap Syabda seperti dikutip badmintonindonesia.org.

Di tunggal putri, empat wakil Indonesia yang tampil juga meraih kemenangan di babak pertama dan lolos ke babak selanjutnya. Aisyah Sativa Fatetani mengawali kemenangan para pebulu tangkis tunggal putri Indonesia setelah menundukkan pemain Latvia Diana Stognija 21-6, 21-8.

Kesuksesan Aisyah diikuti Yasnita Enggira Setiawan yang menang atas pemain Belanda Meike Versteeg 21-12, 21-13.

Tiket ke babak kedua juga didapat Stephanie Widjaja setelah menang rubbber gim atas pemain Taiwan Huang Ching Ping 17-21, 21-14, 21-7. Adapun Putri Kusuma Wardani yang merupakan unggulan keempat lolos ke babak kedua setelah mendapat bye.

Target semifinal

Di sisi lain, meski baru sembuh dari cedera, ganda putra Mohammad Ahsan menargetkan bisa menembus empat besar di ajang Denmark Terbuka 2019 pada 15-20 Oktober. Ahsan yang berpasangan dengan Handra Setiawan mengalami cedera kaki saat tampil di Tiongkok Terbuka 2019 dan absen di Korea Terbuka 2019.

“Saya sudah latihan penuh dan sudah maksimal karena kemarin sering bertumpu dengan kaki kiri. Sekarang kiri sudah membaik, tinggal betis kanan,” ujarnya saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.

Ia pun bertekad untuk mencapai babak semifinal dalam ajang berkategori Super 750 BWF itu. “Targetnya main bagus. Semifinal saja, kami coba realistis,” tuturnya.

Di Denmark Terbuka 2019, Ahsan/Hendra sudah harus menemui lawan tangguh asal Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, di babak pertama. Dalam tujuh pertemuan sebelumnya dengan Goh/Tan, Ahsan/Hendra meraih enam kemenangan.

“Kita sudah sering ketemu dan mereka sudah tahu permainan kita. Malaysia terkenal kuat di pertahanannya. Kita harus lebih sabar menghadapi mereka,” ujarnya. (*/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More