Senin 07 Oktober 2019, 14:00 WIB

TIB Siap Kawal Pelantikan Jokowi-Amin

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
TIB Siap Kawal Pelantikan Jokowi-Amin

Dok. Timur Indonesia Bersatu
TIB siap kawal Pelantikan Jokowi-Amin

 

KELOMPOK Timur Indonesia Bersatu (TIB) siap melawan oknum yang bakal menggagalkan pelantikan  Joko Widodo- ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024.

Koordinator TIB Andreas Parapaga mengatakan, pihaknya bakal menjadi garda terdepan yang bakal membela NKRI ditengah ancaman kelompok yang ingin bertindak inkonstitusional.

"Timur Indonesia bersatu tak akan diam dan tidur. Kami dilatih menjadi macan di tengah serigala," kata Andreas di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/10) seperti dalam keterangan tertulisnya.

Andreas melanjutkan, pihaknya memberikan pesan kepada rakyat Indonesia yang ingin mengacaukan situasi di tanah air.

"Kami akan melawan siapapun yang berupaya menggagalkan ancaman terhadap bhineka tunggal ika," ujar Andreas.

Baca juga : Warga Banyumas Siap Kawal Pelantikan Jokowi-Amin

"Kita lahir dari Timur. Jangan sampai kita terpecah belah dan terbawa isu yang ingin menggagalkan NKRI," imbuhnya,

Sementara, perwakilan pemuda Maluku Hendrik Russel mengaku siap melawan secara konstitusional terhadap para perusuh yang mencoba memecah belah NKRI.

"Kami sampaikan kepada kelompok yanh mengganggu dan menggagalkan pelantikan presiden kami akan pasang badan dan berhadapan dengan kami," ungkap Hendrik.

Anggota TIB Dicky Matulessy menegaskan, semua pihak harus mengutamakan semangat konstitusional.

"Kami akan siap berhadapam dengan yang ingin menggangu inkonstiusional. Kami berharap semua menjaga bangsa ini," pesan Dicky.

Timur Indonesia Bersatu sendiri bakal menggelar aksi kebangsaan pada Sabtu (12/10) mendatang.

Aksi yang digelar di kawasan Taman Pandang, Medan Merdeka Utara ini bakal melibatkan 2.000 peserta.

"Kami akan tarian perang di lapangan dilapangan silang monas. Tarian perang adalah jatidiri kami. Kami ada sebagai matahari Indonesia. Kami ajak saudara semua bersatu pada NKRI dan pancasila.  Acara ini akan mellibatkan para kepala suku se Indonesia Timur," jelas Andreas. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More