Senin 07 Oktober 2019, 15:00 WIB

Inovasi Mahasiswa Unpam Juara di Ajang I3E 2019

mediaindonesia.com | Humaniora
Inovasi Mahasiswa Unpam Juara di Ajang I3E 2019

Dok. Unpam
Penganugerahan pemenang di ajang I3E 2019

 

KOLABORASI 2 mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam),  Dinda Retno Kusuma Praja dan Murfid Agung Muafa berhasil meraih  Juara 1 Kompetisi Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E )2019 yang digelar Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Inovasi berjudul Pupuk Organik Urine Sapi tersebut berhasil meraih Juara 1 Nasional. Disusul Judul Bukuy dari UII Yogyakarta yang memperoleh juara 2. Dan judul Pebo Asistant dari UPJ Jakarta yang meraih juara 3.

Secara totaal, ada 178 judul ide bisnis inovasi dari berbagai Perguruan Tinggi di Seluruh Indonesia bersaing dalam Kompetisi inovasi I3E 2019 Kemenristekdikti, yang berlangsung sejak tanggal 3 - 6 Oktober 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.  

Divisi Pusat Inovasi, Inkubasi dan Kewirausahaan LPPM Unpam telah menghimpun, melatih, membina dan menerjunkan 11 judul unggulan untuk dikontestasikan dalam ajang tersebut.

Sebanyak 6 judul berhasil mewakili Unpam masuk babak semifinal. Namun hanya 2 jdudul yang berhasil masuk babak final. Judul Pupuk Organik Urine Sapi berhasil meraih juara 1 sedangkan  judul Smart Key berhasil menjadi Juara Favorit bersama dengan judul Ecozyme dari Universitas Esa Unggul dan judul Vanka dari Universitas BSI.

Baca juga : Unpam Raih Penghargaan ICSB 2019

Rektor Unpam Dayat Hidayat mengaku gembira atas kabar kemenangan tersebut. Menurutnya prestasi tingkat nasional maupun internasional sesungguhnya bisa diraih bila upaya dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan terjadi.

“Kita juga tidak boleh puas dengan raihan dan capaian prestasi ini, karena sesungguhnya sesuai dengan Visi kita kebermanfaatan prestasi ini jauh lebih ditunggu oleh masyarakat pada umumnya”.kata Dayat melalui keterangan resmi yang diterima.hari ini

Pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat tersebut berpesan agar karya dan prestasi di laboratorium dapat dimanfaatkan hasilnya untuk masyarakat sekitar sehingga pendidikan tinggi dapat memiliki nilai guna bagi masyarakat.

Ketua Yayasan Sasmita Jaya Group H. Darsono selaku pemilik Unpam pun turut mengapresiasi hasil tersebut. Kedua tim yang mewakili Unpam di final tersebut meraih beasiswa dengan digratiskan biaya kuliahnya.

"Pestasi ini merupakan bagian dari harapan yayasan dalam membangun generasi milenial kreatif dan inovatif sehingga kelak menjadi inisiator dan  inovaror wirausaha.Manakala  lulus sarjana dari Unpam, tidak hanya kesana-sini membawa ijazah untuk melamar pekerjaan, tapi justru mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dan memberi kesempatan kepada orang lain untuk bisa kerja," ujar Darsono

Yayasan juga berharap dosen bisa terus memacu mahasiswa untuk menciptakan inovasi lainnya. Pihak Yayasan, kata Darsono pasti mendukung penuh.

Kompetisi Inovasi I3E 2019 merupakan salah satu program kompetisi inovasi teknologi tingkat mahasiswa. Di dalamnya, terdapat dua jenis program yaitu CPPBT dan PPBT.

CPPBT (Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) adalah calon usaha yang dibangun berbasis teknologi inovasi yang produknya siap dihilirisasi dan komersialisasi (tidak dalam tahap penelitian dan pengembangan) yang berasal dari Perguruan Tinggi.

Sedangkan PPBT merupakan program seed funding yang diberikan kepada tenant perusahaan pemula berbasis teknologi melalui lembaga inkubator bisnis untuk menjalankan proses inkubasi terhadap perusahaan pemula/tenant sehingga siap untuk menjadi perusahaan pemula berbasis teknologi yang mendatangkan keuntungan (profitable) dan berkelanjutan (sustainable). (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More