Senin 07 Oktober 2019, 15:15 WIB

Kepala Patung Mirip Arca Buddha Ditemukan Warga Pamekasan

Mohammad Ghazi | Nusantara
Kepala Patung Mirip Arca Buddha Ditemukan Warga Pamekasan

MI/Mohammad Ghazi
Kepala patung yang ditemukan warga Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Kepala patung tersebut menyerupai arca Buddha

 

KEPALA patung mirip arca Buddha ditemukan warga di bekas galian tanah di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Barang temuan itu sempat lama disimpan karena dianggap tidak berharga.

Benda kecil dengan tinggi 15 sentimeter dan berat 2,5 ons itu ditemukan Mat Juri, 46, warga Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, saat meratakan lokasi bekas galian tanah urug milik pamannya, Jumali, 55, warga setempat, hampir setahun lalu.

Patung yang terbuat dari batu hitam tersebut mirip arca meditating Buddha (Buddha yang sedang bersemedi). Patahan di bagian leher nampak rata dan tidak terlihat bekas goresan alat pemotong batu. Pada mata bagian kiri, seperti ada bekas aliran air mata yang sudah mengering berwarna agak putih.

Kepada Media Indonesia, Mat Juri menceritakan barang itu ditemukan sekitar sembilan bulan lalu saat ia akan membersihkan lahan bekas galian tanah urug. Tanpa sengaja, cangkulnya seperti menyentuh benda keras. Ternyata setelah dilihat, sebuah kepala patung kecil.

"Saya kira terkena bongkahan batu biasa. Ternyata sebuah kepala patung. Herannya, meski terkena cangkul, patung itu tidak pecah," kata Mat Juri saat ditemui di rumah Kepala Desa Ambat, Samhari.

Baca juga: Mesir Protes Lelang Patung Firaun di London

Awalnya, ayah dua orang anak itu mengira benda tersebut tidak berharga dan meninggalkannya begitu saja di tempat semula. Namun, beberapa hari kemudian, ia berpikir untuk membawa pulang sebagai mainan cucunya, karena bentuknya yang aneh dan menyerupai sebuah boneka.

Selama hampir satu tahun, lanjut pria yang bekerja sebagai buruh itu, benda tersebut diletakkan begitu saja di beranda rumahnya setelah sempat dibersihkan dari tanah yang menempel.

Benda temuan itu baru mencuat ke permukaan setelah beberapa rekan kerja Mat Juri yang sempat melihat barang tersebut dan memotret lalu mengunggah ke akun media sosial mereka.

"Sekarang benda ini saya simpan setelah banyak orang yang bertanya," ungkap Juri tanpa mau menyebut lokasi penyimpanannya.

Kepala Desa Ambat, Samhari, belum bisa memastikan apakah lokasi penemuan benda menyerupai patung Buddha tersebut mengandung nilai sejarah.

"Namun kawasan tersebut, memang dikenal keramat. Konon, pernah menjadi induk desa," kata Samhari.

Bila melihat dari bentuk patahan di bagian leher patung, dia memperkirakan ada bagian lain yang masih terpendam dan belum ditemukan. Karena itu, pihaknya akan bermusyawarah dengan BPD setempat serta pemilik tanah untuk mengamankan lokasi penemuan.

"Kami akan meminta lokasi itu diamankan sampai ada kepastian tentang benda yang ditemukan itu," ungkapnya.

Ia akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk segera melakukan penelitian. Bisa jadi lokasi tempat ditemukannya kepala patung itu memiliki nilai sejarah.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More