Minggu 06 Oktober 2019, 21:10 WIB

Mobil Listrik Bisa Jadi Salah Satu Solusi Atasi Pencemaran Udara

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Mobil Listrik Bisa Jadi Salah Satu Solusi Atasi Pencemaran Udara

Istimewa
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan).

 

INDONESIA dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas udara terburuk di dunia. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan ingin memperbaiki kualitas udara di Indonesia, salah satunya dengan memopulerkan kendaraan listrik.

Menurut Airlangga, Indonesia mempunyai target produksi kendaraan listrik sampai tahun 2025 sebanyak 2 juta unit. "Dengan 20%-nya berbasis listrik," kata Airlangga dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, Minggu (6/10).

Baca juga: Praja IPDN Harus Jadi Ujung Tombak Tangkal Radikalisme

Namun, sambung dia, harga kendaraan listrik lebih mahal jika dibandingkan dengan kendaraan biasa yang menggunakan BBM. Ia berharap ada kebijakan yang bisa ditiru seperti yang sudah diterapkan di Tiongkok dan Norwegia.

"Di Tiongkok, para pengguna kendaraan listrik dapat subsidi sebanyak 100 juta. Biaya balik nama nol. Registrasinya nol. Masuk tol tidak bayar," cetus dia.

Sebelumnya, ketika menjadi pembicara dalam seminar “Kaum Milenial dan Industri 4.0”, Jumat (4/10), Airlangga mengusulkan supaya Pemprov DKI Jakarta memberikan subsidi sebanyak Rp5 juta, membebaskan pajak kendaraan listrik, atau pun menerapkan bebas genap ganjil untuk kendaraan listrik.

"Hal serupa diharapkan bisa dilakukan oleh pemerintah daerah yang lain, termasuk di Sumatra Utara," kata Airlangga.

Seminar tersebut merupakan rangkaian Millenial Fest Industry 4.0 yang digelar pada tanggal 3-5 Oktober 2019 di Ballroom Hotel Adimulia, Kota Medan. Seminar diselenggarakan dalam rangka menyambut Munas XIII KAGAMA di Bali 14-17 November 2019.

Ketua Pengda KAGAMA Sumatra Utara Hamied Wijaya melalui gelaran Millenial Fest Industry 4.0 berharap dukungan masyarakat guna menjadikan Medan dan Sumatra Utara sebagai kota modern yang humanis dan ramah lingkungan.

“Harapannya setelah kegiatan ini ada peningkatan etos kerja semua stakeholder, pemerintah pusat, daerah dan masyarakat guna menyambut peradaban dan kehidupan sosial yang lebih baik di era revolusi industri 4.0,” tutur Direktur SDM dan Umum PT Pelindo I. (*/A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More